Wall Street reli pasca keputusan Fed, Nasdaq rekor

bendera amerika serikat, bendera as, us flag, us flags, u.s. flag -- People sit outside the New York Stock Exchange (NYSE) in New York City, U.S., September 15, 2016. REUTERS/Brendan McDermid

PT Bestprofit Futures | Wall Street reli pasca keputusan Fed, Nasdaq rekor

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – NEW YORK. Pasar saham AS mendapat guyuran sentimen dari The Federal Reserve pada transaksi perdagangan tadi malam . Mengutip data CNBC,pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,9% menjadi 18.293,7. Saham Boeing menduduki posisi top gainers. Sedangkan saham Gamble menghuni posisi top losers.

Adapun indeks Standard & Poor’s 500 naik 1,09% menjadi 2.163,12. Sektor energi memimpin kenaikan di antara 11 sektor lainnya. Sedangkan indeks Nasdaq naik 1,03% menjadi 5.295,18. Ini merupakan posisi rekor terbaru Nasdaq. Dalam setiap lima saham yang naik, terdapat satu saham yang turun. Volume transaksi melibatkan 880,62 juta saham dan volume indeks gabungan mencapai 3,589 miliar saham pada penutupan kemarin.

Seperti yang diberitakan KONTAN sebelumnya, the Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya kali ini, namun memberikan petunjuk kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum tahun ini berakhir. The Federal Reserve melakakukan apa yang kita pikir harus mereka lakukan, yaitu tak melakukan apa-apa. Data ekonomi AS tidak mendukung kenaikan suku bunga, jelas Phil Orlando, chief equity strategist Federated Investors.

Hal senada juga diungkapkan Peter Cardillo, chief market economist First Standard Financial. “Pada dasarnya, ini merupakan prediksi saya. Pertanyaannya untuk beberapa pekan ke depan adalah apakah akan terjadi kenaikan suku bunga sebesar 50 basis point pada Desember,” jelasnya.

Dalam pernyataannya pasca menggelar rapat Federal Open Market Committee, bank sentral mengekspresikan kepercayaan pada pertumbuhan ekonomi. Hanya saja, data ekonomi AS yang positif itu belum cukup untuk mendorong The Fed mengerek suku bunga pada bulan ini.

Komite menilai, kemungkinan kenaikan suku bunga acuan semakin menguat. Tapi komite memutuskan untuk menunggu sementara waktu data-data yang mendukung kebijakan tersebut secara objektif,” demikian pernyataan The Fed.

Komite juga memangkas ekspektasi untuk pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun ini. Pasar tenaga kerja terus menguat dan aktivitas pertumbuhan ekonomi semakin meningkat dari pertumbuhan yang moderat pada paruh pertama tahun ini,” kata The Fed.

PT Bestprofit Futures

Comments are closed.