Wall Street terhimpit kemerosotan harga minyak

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York City, U.S., July 26, 2016. REUTERS/Brendan McDermid

PT Bestprofit Futures | Wall Street terhimpit kemerosotan harga minyak

 

PT Bestprofit Futures Pekanbaru – NEW YORK. Pasar saham AS tadi malam terhimpit penurunan harga minyak dunia. Mengutip data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,2% menjadi 18.495,66. Saham top losers dihuni oleh ExxonMobil. Sedangkan di posisi top gainers dihuni oleh Wal-Mart.

Sementara, indeks S&P 500 ditutup dengan penurunan 0,29% menjadi 2.175,49. Sektor energi paling besar menggerus kinerja indeks. Sedangkan sektor barang konsumen mencatatkan kenaikan terbesar. Di sisi lain, indeks Nasdaq turun 0,4% menjadi 5.204,58.

Pasar saham AS tertekan dipicu atas beberapa faktor. Beberapa di antaranya, aksi profit taking investor terhadap kenaikan sebelumnya, anjloknya harga minyak dunia, dan rilis kinerja perusahaan ritel. Ini merupakan penurunan yang normal. Meskipun di bawah permukaan, kita melihat adanya aksi jual,” jelas Adam Sarhan, CEO Sarhan Capital.

Sekadar informasi, semalam, harga minyak WTI ditutup dengan penurunan 2,48% menjadi US$ 41,71 per barel setelah Energy Information Administration merilis data cadangan minyak AS yang naik 1,1 juta barel menjadi 523,6 juta barel pada pekan lalu.

Sementara itu, sejumlah perusahaan ritel merilis kinerja sebelum penutupan market. Michael Kors membukukan kinerja kuartalan yang melampaui estimasi analis, namun harga sahamnya turun 2,5%. Sedangkan saham Ralph Lauren melonjak lebih dari 9% setelah kinerjanya jauh melampaui estimasi analis.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-terhimpit-kemerosotan-harga-minyak

Comments are closed.