Sentimen data inflasi AS mereda, rupiah berpeluang menguat besok

JAKARTA,02/02-NILAI TUKAR DOLAR TEMBUS 12.677. Seorang petugas valas sedang menata mata uang dolar Amerika di penukaran mata uang Ayu Masagung, Jakarta, Senin (02/02). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hampir seharian berada di zona merah. Indeks bergerak searah dengan bursa saham regional, dan tidak memperhatikan sentimen positif dari data deflasi domestik. Yang kemudian nilai tukar dolar saat penutupan pasar berada di posisi Rp 12.677, menguat dibandingkan kala pembukaan pasar yaitu Rp 12.710. KONTAN/Fransiskus Simbolon/02/02/2015

PT BESTPROFIT Kurs rupiah berpeluang menguat pada perdagangan Senin besok. Penguatan tersebut didorong oleh meredanya kekhawatiran pasar terhadap hasil data inflasi Amerika Serikat pada pekan lalu. Ekonom Samuel Asset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan, secara bulanan, inflasi AS pada Januari 2018 naik 0,5% dibandingkan Desember 2017.

Sementara inflasi tahunan AS naik 2,1% dibandingkan Januari 2017. Meski begitu, data penjualan ritel AS justru turun 0,3% dibandingkan bulan Desember tahun lalu. Padahal, jika data tersebut positif bukan tidak mungkin nilai inflasi AS semakin meroket sehingga The Federal Reserve berpotensi menaikan suku bunga acuan AS mencapai 4 kali. BEST PROFIT

Faktanya, apa yang dikhawatirkan pelaku pasar tidak terjadi,” kata Lana. Hasil ini membuat posisi dollar AS kembali goyah di perdagangan jelang akhir pekan kemarin dan kemungkinan besar pelemahan tersebut kembali berlanjut pada hari esok.

Lana pun menyebut sentimen eksternal masih akan berpengaruh besar terhadap mata uang rupiah dalam beberapa hari ke depan. Hal ini lantaran sentimen dari dalam negeri tergolong minim. Prediksi Lana, rupiah bakal bergerak di kisaran Rp 13.480—Rp 13.620 per dollar AS. BESTPROFIT

Adapun pada Jumat lalu, kurs spot rupiah di tutup pada level Rp 13.524 per dollar AS. Angka ini menguat 0,26% dibanding sehari sebelumnya. Jika dihitung selama sepekan, rupiah spot juga unggul 0,76% atas dollar AS.

Sementara itu, kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) ditutup pada level Rp 13.570 per dollar AS pada Kamis lalu. Dalam sepekan, rupiah menguat 0,53% terhadap dollar AS. Rupiah juga sukses unggul 0,63% atas dollar AS jika dibandingkan pada perdagangan sehari sebelumnya. PT BESTPROFIT FUTURES

Comments are closed.