Waspadai aksi profit taking melanda IHSG hari ini

Ilustrasi surat utang negara; sun; obligasi negara; kantor sekuritas; treasury; tresuri bank; pasar modal -- Aktivitas karyawan Mandiri Sekuritas tengah memantau pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta, Jumat (1/3/2013). KOMPAS/PRIYOMBODO

PT Bestprofit | Waspadai aksi profit taking melanda IHSG hari ini

 

PT Bestprofit – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat ditutup di zona hijau. Indeks saham naik 0,91% ke level 5.245,96. Analis NH Korindo Deky Rahmat Sani mengatakan, setelah penguatan selama empat hari berturut-turut, indeks berpotensi bergerak melemah. “Kemungkinan akan ada aksi profit taking,” kata dia.

Indeks saham juga bakal terpengaruh oleh pengumuman penyerapan tenaga kerja sektor swasta Amerika Serikat pekan lalu alias non farm payroll. “Data tersebut penting karena menjadi data tenaga kerja terakhir sebelum adanya kenaikan Fed funds rate,” kata Deky. Deky memprediksi, pada hari ini indeks saham akan bergerak dengan support pada 5,219–5,177 dan resistance pada 5,274–5,293.

Sementara menurut analis Asjaya Indosurya William Surya Wijaya, hari ini indeks masih berpotensi menguat dengan kisaran 5.088–5.291. Pola gerak semakin terlihat jelas berpotensi menembus resistance level 5.291, tentunya dengan syarat support level 5.088 dapat dijaga dengan kuat,” ujarnya.

Ia mengatakan, bila IHSG mengalami koreksi wajar, investor bisa mengambil peluang untuk melakukan akumulasi pembelian. Adapun menurutnya pada awal pekan ini gerak indeks mestinya menjadi perhatian penting karena perhatian investor akan beralih ke data tenaga kerja non-farm payroll (NFP) sebagai petunjuk pada kekuatan ekonomi AS serta laju kenaikan suku bunga acuan.

PT Bestprofit

Comments are closed.