Rahasia Memulihkan Kritikan Negatif dari Konsumen

strategi bisnisBestprofit Pekanbaru – Sebuah kritikan bisa membantu kita dalam mengembangkan bisnis.Menjalin hubungan baik dengan customer adalah keharusan bagi setiap bisnis. Ini dikarenakan customer memegang peranan penting bagi berlangsungnya bisnis yang sedang dijalankan. Namun dalam usaha menjalin hubungan baik ini tidak jarang sebuah bisnis akan menemui dan mendapatkan sebuah pendapat atau kritik baik itu positif atau negatif dari customer. Kritikan inilah yang nantinya akan membantu kita dalam mengembangkan bisnis menjadi lebih besar. Untuk itu penting bagi kita untuk dapat mengelola dan mengatasi setiap kritikan negatif yang masuk, agar tetap menjadi hal yang positif dan membangun bagi bisnis kita.

1. Tidak menutupi kesalahan

Saat Anda mendapatkan keluhan atau teguran negatif dari customer, jangan sampai Anda memberikan jawaban yang merupakan copy paste dari jawaban keluhan sebelumnya. Ini akan membuat Anda sulit mengerti apa yang sebenarnya dialami oleh customer Anda. Berikan mereka jawaban yang mereka inginkan. Jika memang terjadi kesalahan, maka akui dan jangan lupa untuk meminta maaf kepada customer. Customer Anda perlu tahu apa yang sebenarnya terjadi pada layanan atau produk yang mereka dapatkan dari bisnis Anda. Jangan hanya menjawab “baik akan segera kami selesaikan masalah ini”, ini akan membuat customer merasa digampangkan. Jawablah dengan memberikan kepastian apa dan bagaimana tindakan yang akan Anda lakukan.

2. Fokus pada solusi bukan pada alasan

Jika sudah mendapatkan keluhan dari customer, maka jangan pernah sekali – kali untuk berbelit – belit dalam menjawab. Anda tidak perlu berlama – lama berfikir dan mencari alasan untuk menenangkan mereka. Anda hanya perlu untuk tetap fokus pada solusi apa yang akan bisnis Anda berikan untuk masalah yang datang. Setelah mereka mendapatkan kejelasan apa dan bagaimana tindakan yang harus dilakukan untuk masalah tersebut, maka berikan mereka kepastian waktu sampai bisnis Anda benar – benar menyelesaikannya. Dan ingat, jangan buat janji yang sekiranya sulit Anda penuhi hanya untuk menarik perhatian mereka. Berikan apa yang bisa Anda berikan dan katakan apa yang bisa Anda katakan saja.

3. Meminta bantuan mendapatkan kepercayaan customer

Pelanggan yang marah bisa saja menjadi bumerang bagi bisnis Anda. Ini bisa berdampak pada promosi bisnis ke calon pelanggan lainnya. Oleh sebab itu penting bagi setiap bisnis untuk bisa menyelesaikan dan memberikan kepercayaan kepada customer yang memberikan keluhannya kepada kita. Berikan juga mereka kesempatan untuk berbagi ide atau masukan untuk bisnis Anda. Berikan mereka ruang dan kesempatan bahwa mereka juga bisa menjadi bagian terpenting bagi bisnis Anda. Ini juga salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menarik kembali perhatian dan kepercayaan customer kepada kita.

4. Bekerja dengan rasa percaya diri

Setelah mendapatkan kritikan atau pendapatn negatif dari pelanggan Anda, Anda tidak perlu merasa minder dan memiliki perasaan tidak berhasil dalam mengembangkan bisnis yang sedang Anda jalankan. Semua itu biasa dan akan didapatkan oleh semua pengusaha yang sedang mengembangkan bisnisnya. Andapun demikian, jadi tidak perlu Anda sampai kehilangan semangat bekerja dan menjadi tidak percaya diri lagi. Kritikan negatif yang masuk dapat Anda jadikan masukan untuk mengembangkan bisnis Anda lebih dari sekarang. Mengkoreksi dan memperbaiki kesalahan serta mengembangkan yang sudah ada adalah cara terbaik untuk mengatasi keluhan negatif customer, terutama bagi diri Anda sendiri.

5. Berterima kasih

Sekalipun ada rasa sakit hati di diri Anda, jangan biarkan Anda lupa untuk mengucapkan terimakasih kepada customer Anda. Kritikan negatif yang mereka berikan itu menandakan bahwa mereka memperhatikan dan peduli terhadap bisnis Anda. Ambil sisi positif dari setiap kritikan negatif yang Anda dapatkan. Berikan mereka ucapan terimakasih karena telah mengingatkan dan menegur Anda. Ini akan meluluhkan hati customer Anda yang sedang marah karena tidak puas dengan layanan dan pelayanan bisnis Anda.

Comments are closed.