Rupiah menunggu data domestik

Bestprofit-futures : JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih rawan jatuh, hari ini. Data ekonomi domestik disinyalir tidak cukup kuat melawan efek perlambatan ekonomi China. Di pasar spot, mata uang Garuda terapresiasi 0,16% ke Rp 13.616 per dollar, setelah melemah tajam 1,7% pada hari sebelumnya. Kurs tengah Bank Indonesia mencatat, rupiah tumbang 0,68% ke Rp 13.557 per dollar, akibat impor China turun tajam.

JAKARTA,12/10-RUPIAH KEMBALI MELEMAH. Petugas teller menghitung mata uang Dollar Amerika Serikat di Bank BNI, Jakarta, Senin (12/10).  Otot rupiah sedikit mengendur di hadapan dollar Amerika Serikat (AS) awal pekan Senin (12/10). Mengacu data Bloomberg, di pasar spot rupiah berada di level Rp 13.438 per dollar AS atau melemah 0,02% dari sebelumnya Rp 13.428 per dollar AS . KONTAN/Franisksus Simbolon/12/10/2015

 

Research and Analyst Divisi Treasury BNI Trian Fathria menilai, penguatan rupiah di pasar spot lantaran pasar mengantisipasi data neraca dagang dan tingkat suku bunga. Namun, efek data impor China masih mengancam rupiah.

Itu sebabnya Trian menebak, hari ini, rupiah rawan melemah di Rp 13.500-Rp 13.750 per dollar AS. Research and Analyst Monex Investindo Futures Agus Chandra menduga, hari ini rupiah tertekan Rp 13.500- Rp 13.800 per dollar AS. “Neraca dagang diprediksi surplus, tapi angka impor dan ekspor turun.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-menunggu-data-domestik

Comments are closed.