Rupiah Terus Menguat Jelang Pilpres

Perkembangan politik memberi sentimen positif yang memperkuat rupiah

Sukseskan-pilpresBestprofit Pekanbaru – Jelang pemilihan presiden pada 9 Juli mendatang, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat beberapa hari terakhir. Rupiah, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia hari ini, Senin 7 Juli 2014 menguat dari Rp11.887 menjadi Rp11.787 per dolar AS.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, di Gedung DPR mengakui hal tersebut. Menurut dia, perkembangan politik yang terjadi saat ini memberi sentimen positif memperkuat nilai rupiah.

“Ini kondisi, sifatnya non teknis, ada satu pengaruh perkembangan politik, namun secara umum, tidak ada sesuatu yang khusus,” ujarnya.

Agus mengatakan, intensitas perdagangan jual beli rupiah dan dolar meningkat beberapa hari terakhir. Namun, kondisi tersebut masih dalam taraf yang wajar dan dapat dikendalikan.

“Artinya, semua masih dapat diterima, kalaupun ada pergerakan sifatnya non teknis,” tambahnya.

Dia pun menyambut baik terjadinya surplus perdagangan pada Mei. Kondisi tersebut sedikit banyak mendorong penguatan rupiah yang terjadi saat ini. “Jadi, BI akan terus ada di pasar untuk memastikan nilai tukar ada di posisi normal,” ungkapnya.

Comments are closed.