Saham otomotif dan komoditas menggerus Wall Street

Bestprofit-futures : NEW YORK. Aksi jual melanda bursa AS pada transaksi perdagangan, indeks Standard & Poor’s 500 tertekan hingga 1,2% menjadi 1.942,74. Ini merupakan penurunan ketiga dalam empat hari terakhir dan menekan indeks S&P ke posisi terendah dalam dua pekan.

Mobil Volkswagen atau VW saat pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat (20/9/2014). KONTAN/Daniel Prabowo

 

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,1% menjadi 16.330,47. Adapun indeks Nasdaq Composite turun 1,5%. Transaksi tadi malam melibatkan sekitar 7,3 miliar saham. Saham-saham berbasis otomotif dan komoditas penyumbang terbesar penurunan indeks.

Dari sektor otomotif, beberapa di antaranya: Fiat Chrysler NV turun 5,7%, Ford Motor Co turun 1,9%, dan General Motors Co turun 1,9%. Sementara, dari sektor komoditas, sejumlah saham yang turun yakni: Mosanto Co dan Alcoa Inc yang jatuh lebih dari 1,3%. Sementara itu, saham Apple Inc, Google Inc, dan Facebook Inc juga melorot setidaknya 1,5%.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar saham global. Pertama, penurunan harga komoditas dunia. Kedua, skandal pemalsuan data emisi gas buang yang dilakukan VW.

Dengan tingginya tingkat ketidakpastian makro dan faktor fundamental yang minim, maka tingkat volatilitas di pasar akan semakin meningkat. Berita buruk apapun bisa menjadi kesempatan untuk mengguncang segala sesuatunya,” jelas Joseph Betlej, vice president Advantus Capital Management.

Selain itu, saat ini pasar juga belum yakin apakah The Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuannya pada tahun ini setelah keputusan The Fed pada pekan lalu dan pernyataan bank sentral AS itu yang dovish.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/saham-otomotif-dan-komoditas-menggerus-wall-street

Comments are closed.