September, Bulannya Emas

Save-the-Euro-with-GoldBestprofit Pekanbaru – Frank Holmes, dari US Global Investor mengkaji pergerakan harga emas sejak 1969 hingga kini. Menurutnya, September merupakan bulan emas, dimana pada bulan kesembilan ini emas mamiliki tingkat imbal investasi paling besar dari bulan-bulan lainnya, sebesar 2.16 persen.

Terdapat sejumlah factor yang membuat bulan September menjadi istimewa dalam perdagangan emas. Pertama, Diwali yaitu perayaan di India dimana banyak dilangsungkan pernikahan. Sesuai tradisi, dalam pernikahan maka diperlukan mahar-mahar dan perhiasan-perhiasan dari emas. Tak heran terjadi lonjakan emas fisik khususnya perhiasan secara signifikan. Tahun ini, Diwali jatuh pada 23 Oktober.

Menyambut Diwali, para penjual emas sudah melakukan persiapan dengan menambah inventaris emas sekaligus mempersiapkan kebutuhan bagi tahun baru. Musim lebaran yang jatuh pada bulan lalu juga dianggap bisa memberikan dorongan bagi kenaikan permintaan emas. Setelah perayaan-perayaan ini semua, umumnya terjadi penjualan perhiasan-perhiasan emas, tak heran harga emas pada bulan sesudah perayaan akan jatuh.

Hal lain yang mendorong emas mengalami kenaikan adalah kaitannya dengan pasar saham. Secara tradisional kita pahami bahwa September merupakan bulan dengan tingkat jatuhnya indek saham paling besar. Emas sebagai asset pengaman investasi tentu akan menjadi pilihan pelaku pasar untuk mengamankan investasinya. Tak heran, minat beli emas mengalami peningkatan di bulan September.

Mengacu pada hasil perdagangan emas di tahun 2013 kemarin, yang menjadi tahun terburuk emas sejak 1981, dimana harga emas di bulan September 2013 harga emas jatuh sebesar 5% dari harga $1,396 per ons menjadi hanya $1,327. Meskipun pergerakan harga emas dianggap normal, kerugian dalam bulan September tahun lalu sangat jarang terjadi. Dalam 20 tahun terakhir, hanya 5 kali September yang berakhir negatif, yaitu di tahun 1996, 2000, 2006, 2011 dan 2013. Rata-rata tiga setengah tahun harga emas jatuh.

Bulan September ini masih berlangsung beberapa hari, sejauh ini harga emas dibulan ini telah minus 1.6%. Pun demikian, harga emas ini masih normal. Frank Holmes menempatkan standard deviasi sebesar 1 persen.

Comments are closed.