S&P 500 Cetak Rekor Berkat Lonjakan Saham Properti

IHSG1Bestprofit Pekanbaru – Indeks S&P 500 menutup perdagangan di rekor tertingginya sepanjang masa berkat lonjakan saham-saham properti. Indeks acuan lain di Wall Street juga ikut menguat.

Lonjakan saham properti ini terjadi menyusul laporan data penjualan rumah di Amerika Serikat (AS) yang melebihi ekspektasi pasar. Saham Hewlett-Packard (HP) juga naik cukup tinggi setelah perusahaan berencana memangkas lebih banyak karyawan tahun ini.

Indeks S&P 500 ditutup di atas level 1.900, hanya sedikit di bawah rekor intraday 1.902,17 yan diraihnya 13 Mei lalu. Rekor sebelumnya yang bisa diraih S&P 500 ada di level 1.897,45 di hari yang sama

Delapan dari 10 sektor di Indeks S&P 500 berhasil ditutup positif. Nasdaq juga bisa menguat didorong oleh saham-saham teknologi seperti Apple Inc dan Amazon .

“Pasar sudah semakin jenuh beli, sekarang ini jadi rentan pembalikan arah,” kata Donald Selkin, kepala strategi pasar dari National Securities di New York, seperti dikutip Reuters, Sabtu (24/5/2014).

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 63,19 poin (0,38%) ke level 16.606,27. Indeks S&P 500 bertambah 8,04 poin (0,42%) ke level 1.900,53, sebuah rekor baru. Indeks Komposit Nasdaq menguat 31,47 poin (0,76%) ke level 4.185,81.

Ini merupakan penguatan kelimanya dalam enam hari terakhir bagi Indeks S&P 500, juga pekan pertamanya positif dalam tiga pekan terakhir.

Dalam sepekan terakhir ini, Indeks Dow Jones naik 0,7% ke level, Indeks S&P 500 melompat 1,2% dan Indeks Komposit Nasdaq melaju 2,3%.

Comments are closed.