Spekulasi data positif membuat rupiah kuat

PT.BESTPROFIT PEKANBARU – Rupiah berhasil menguat di akhir pekan. Di pasar spot, Jumat (31/10) pasangan USD/IDR turun 0,44% menjadi Rp 12.085. Sedangkan di kurs tengah BI menguat 0,7% menjadi Rp 12.082 per dollar AS.images

Albertus Christian, analis , mengatakan, penguatan dollar AS terhambat lantaran harga minyak menurun. Ini berdampak positif pada neraca perdagangan Indonesia. Apalagi pejabat OPEC menyatakan, produksi minyak tidak akan dipangkas. Ini mengindikasikan OPEC rela memberikan diskon. “Turunnya harga minyak membuat beban defisit anggaran pemerintah Jokowi tidak berat, sehingga menguatkan rupiah,” kata dia.

David Sumual, ekonom Bank Central Asia (BCA), mengatakan, penguatan ini hasil spekulasi pengumuman perdagangan dan inflasi yang diharapkan lebih baik. Ia melihat, rupiah akan cenderung wait and see. Jika data yang dirilis positif, rupiah akan menguat.

Sementara itu, stimulus BoJ sebesar ¥ 3 triliun setahun yang naik tiga kali lipat juga bakal membawa berkah bagi bursa saham di Asia termasuk Indonesia. David memperkirakan, rupiah hari ini bergerak di Rp 12.000–Rp 12.100. Adapun Christian memprediksi di Rp 12.015–Rp 12.120.

Sumber : Kontan

Comments are closed.