Suku Bunga AS Di Perkirakan Naik 2015

suku bungaBest-Profit-Futures, Jakarta – Ekonom senior Mandiri Sekuritas Aldian Taloputra memperkirakan Bank Sentral AS The Fed akan menaikkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate) pada akhir 2015 atau awal 2016, berbeda dengan konsensus yang memprediksi kenaikan pada kuartal II atau kuartal III 2014.

“Kenaikan Fed Fund Rate bisa terjadi di penghujung 2015. Fed Fund Rate akan naik jika inflasi di atas ekspektasi (2 persen),” ujar Aldian saat paparan “Economic Outlook & Condition for 2015″ di Jakarta, Selasa (23/12).

Menurut Aldian, inflasi di AS saat ini masih relatif rendah. The Fed memproyeksikan inflasi AS sepanjang 2014 akan mencapai 1,5-1,6 persen, sama dengan proyeksi pada September 2014 lalu.

Namun untuk tahun depan, The Fed merevisi proyeksi Personal Consumption Expenditures (PCE) inflation atau indeks yang mengukur perubahan harga barang dan jasa ditingkat konsumen, dari 1,6-1,9 persen menjadi 1-1,6 persen.

Sementara itu, inflasi inti (core inflation) yang tidak termasuk harga makanan dan energi diproyeksikan turun lebih sedikit dibandingkan proyeksi sebelumnya yakni dari 1,6-1,9 persen menjadi 1,5-1,8 persen.

Dalam pernyataan Gubernur Bank Sentral AS The Fed Janet Yallen, disebutkan bahwa perekonomian AS mengalami ekspansi dan pasar tenaga kerja terus membaik, tetapi tingkat inflasi turun dibawah target FOMC (Federal Open Market Committee) yang sebagian disebabkan oleh merosotnya harga energi.

Selain karena kekhawatiran masih merosotnya harga minyak dunia, Aldian menilai, tingkat belanja di AS masih belum menunjukkan peningkatan yang signifikan sehingga belum mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.

“Tanpa belanja yang signifikan, inflasi tidak akan naik. Jika inflasi tidak mengancam, The Fed tidak akan naikkan suku bunga,” kata Aldian.

Comments are closed.