Suku bunga diramal naik, harga emas jatuh di NY

harga-emas-turun-andri-2-01062014Bestprofit Pekanbaru – Harga kontrak emas dunia mengakhiri reli yang sudah berlangsung selama tujuh hari tadi malam (26/6) di New York. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 13.38 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Agustus turun 0,4% menjadi US$ 1.317 per troy ounce di Comex New York. Pada 24 Juni lalu, harga emas mencapai posisi US$ 1.326,60 per troy ounce, yang merupakan level tertinggi untuk kontrak emas teraktif sejak 15 April lalu.

Salah satu sentimen negatif bagi pergerakan harga emas adalah pernyataan yang dilontarkan oleh Presiden the Federal Reserve St. Louis James Bullard mengenai suku bunga acuan AS. Dia mengatakan, suku bunga AS akan naik lebih cepat dari prediksi pelaku pasar. Bullard memprediksi, bank sentral AS akan menaikkan tingkat suku bunga acuannya pada kuartal pertama 2015.

Beberapa penyebab kenaikan suku bunga acuan ini antara lain penurunan angka pengangguran dan percepatan inflasi. Dia meramal, tingkat pengangguran akan turun ke bawah level 6% dan tingkat inflasi akan naik mendekati level 2% pada akhir tahun ini.

“Pernyataan Bullard menekan harga emas,” jelas Frank Lesh, trader FuturePath Trading LLC di Chicago. Dia menambahkan, dengan lonjakan emas mendekati level tertinggi dalam dua bulan menyebabkan tingkat permintaan fisik emas menjadi menurun.

Comments are closed.