Supply Minyak Irak Belum Terganggu, Harga Minyak NYMEX Melemah

minyak1-700x357Bestprofit Pekanbaru – Harga minyak di Bursa NYMEX terpantau ditutup melemah pada perdagangan Senin 23 Juni 2014 dini hari tadi. Pelemahan harga minyak di Bursa NYMEX dipicu oleh telah terangkatnya harga minyak mentah ke harga tertinggi dalam 9 bulan pada Jumat pekan lalu dan perkembangan pengaruh konflik Irak ke aliran supply minyak mentah negara tersebut.

Pengaruh perkembangan konflik Irak terhadap pergerakan harga minyak di Bursa NYMEX terpantau mulai mengalami pergerakan berbalik arah. Harga minyak yang sebelumnya terdorong untuk menguat hingga ke level tertinggi dalam 9 bulan akibat potensi gangguan aliran supply Irak kini mulai terpengaruh untuk bergerak di zona merah.

Pergerakan yang berbalik ke arah pelemahan pada harga minyak di Bursa NYMEX dipicu oleh belum tersentuhnya wilayah-wilayah penghasil serta pengiriman minyak Irak di kawasan selatan meskipun teritori militan ISIS terus meluas. Dampak dari kondisi yang masih relatif aman di wilayah Selatan Irak tersebut, kekhawatiran investor justru mulai berbalik kearah potensi over estimate dampak pengurangan aliran supply dari kelangsungan konflik Irak sehingga membuat harga minyak justru mengalami pelemahan.

Pada perdagangan Senin 23 Juni 2014 di Bursa NYMEX, harga minyak jenis WTI terpantau ditutup melemah.harga minyak WTI berjangka untuk kontrak Agustus 2014 turun hingga 0,62% ke tingkat harga $106,17/barrel atau melemah 0,66/barrel.

Sedangkan untuk minyak mentah jenis Brent di NYMEX, pada dini hari tadi juga terpantau ditutup kembali melemah untuk hari kedua secara beruntun. Harga minyak mentah jenis Brent berjangka NYMEX untuk kontrak Desember 2014 turun 0,29% ke tingkat harga $112,14/barrel atau melemah $0,33/barrel.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga minyak mentah berpotensi untuk kembali bergerak melemah meski konflik Irak masih terus berlangsung. Hal tersebut dilandasi oleh kekhawatiran investor yang justru kini mulai beralih ke kekhawatiran akan over estimate terhadap potensi gangguan supply dari perkembangan konflik Irak. Terkait pergerakan harga minyak di bursa NYMEX pada perdagangan hari ini, minyak diprediksi akan bergerak di kisaran $111-$114 pada Brent dan $105-$108 pada WTI.

Comments are closed.