Posts Tagged ‘Best Profit Futures’

KSPSI Minta Presiden Terpilih Bikin Aturan Rumah Bagi Buruh

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) meminta presiden terpilih membuat aturan penyediaan rumah yang terjangkau bagi buruh. Hunian tersebut sebaiknya berlokasi di dekat perusahaan buruh-buruh itu bekerja.

Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jusuf Rizal mengatakan hunian yang terjangkau secara lokasi dan biaya ini bisa menekan biaya hidup buruh. Dengan demikian, mereka nantinya bisa mengalokasikan pendapatannya untuk konsumsi lain.

“Jadi ini bisa menekan cost dan waktu transportasi mereka. Karena kadang buruh ini misalnya, tinggal di Bogor tapi kerja di Bekasi, jadi kami harap pemerintah bisa menyediakan hunian tersebut,” jelas Jusuf

Namun, karena lokasi industri ini cukup tersebar, maka buruh meminta hunian ini dibangun di dekat kawasan industri. Ini dimaksudkan agar buruh dari beberapa perusahaan bisa dikumpulkan di satu lokasi saja, sehingga lahan yang dibutuhkan bagi hunian ini pun tidak begitu luas.

Untuk kawasan industri yang berada di daerah perkotaan, rumah susun sederhana sewa (rusunawa) disebutnya sebagai bangunan yang paling efektif. Namun, untuk kawasan industri yang berada di daerah, buruh berharap pemerintah menyediakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terjangkau mengingat lahan di tingkat regional masih tersedia banyak.

“Jika melihat rata-rata Upah Minimum Provinsi (UMP), sekiranya buruh ini mampu menyicil atau menyewa dengan biaya Rp600 ribu per bulan sehingga upahnya bisa digunakan untuk kepentingan lain. Selain itu, kami juga minta agar hunian tersebut lebih terjangkau akses, pasar, tempat ibadah, dan sosial kebutuhan lainnya,” ungkap dia.

Ia mengaku penyediaan hunian yang terjangkau bagi buruh sebenarnya juga sudah tersedia melalui Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FLPPP) kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Namun menurutnya, buruh masih belum

tersebut karena jumlah rumahnya pun terbatas.

Untuk itu, ia meminta hunian rumah murah bagi buruh di dekat kawasan industri dapat menjadi fokus calon presiden terpilih. Apalagi menurut dia, fasilitas serupa juga didapatkan buruh di Vietnam dan Thailand.

Jusuf bilang, pengelola kawasan industri di sana menyediakan hunian murah agar UMP bisa kompetitif dengan negara lain. Menurut dia, UMP yang berdaya saing tentu menguntungkan dunia usaha agar ongkos produksi juga bisa efisien.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

“Di sana mereka tinggal di dekat pabrik tapi hanya untuk kerja saja, lebih dekat dan murah. Tapi bagi mereka yang masih bujangan, bisa bersosialisasi dan hidup di situ,” tutur dia.

Bawaslu soal Pemilu di Malaysia: Ada Anak Buah Rusdi Kirana

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengaku sudah lama mengendus niat tak baik dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Malaysia di Pemilu 2019.

Bagja mengatakan PPLN di Malaysia pernah menolak saat Bawaslu hendak menempatkan pengawas pada Kotak Suara Keliling (KSK).

“Kami sudah meminta kepada KPU, kepada PPLN, agar pengawas TPS diikutkan dalam KSK, tapi mereka menolak. Itu kan sudah ada tanda-tandanya. Kami bilang ini sudah ada tanda-tanda mereka mau aneh-aneh PPLN,” kata Bagja saat dihubungi, Kamis (11/4).

Bagja juga menyampaikan Bawaslu sempat menyoroti komposisi PPLN di Malaysia. Pasalnya ada satu perwakilan dari Duta Besar Malaysia Rusdi Kirana masuk dalam struktur PPLN Malaysia.

Bawaslu sempat menyurati KPU untuk mempertimbangkan mengganti perwakilan dubes tersebut. Mereka khawatir ada konflik kepentingan.

“Kami sudah mengirimkan surat kepada KPU RI untuk mengganti yang bersangkutan agar tidak terjadi konflik kepentingan karena pak Duta Besar punya anak yang sedang running (menjadi caleg),” ucap Bagja.

Caleg yang dimaksud Bagja adalah Davin Kirana, caleg DPR RI nomor dua Partai Nasdem di Dapil Jakarta 2.

Ditemui terpisah, Komisioner KPU Hasyim Asy’ari membantah pernyataan Bagja. KPU belum pernah mendapat rekomendasi dari Bawaslu secara resmi terkait penggantian perwakilan dubes. Hasyim juga menyebut perwakilan dubes sah-sah saja menjadi petugas PPLN.

“Wakil dubes? PPLN itu petugasnya ada yang pegawai kedubes, mahasiswa, ada yang warga, siapa saja bisa,” tutur Hasyim saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (11/4).

Sebelumnya, beredar video menayangkan surat suara tercoblos di Malaysia. Surat suara sudah dicoblos untuk paslon 01 Jokowi-Ma’ruf dan Partai Nasdem.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Peristiwa di video itu dikonfirmasi kebenarannya oleh Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. Namun KPU belum mau banyak berkomentar.

“Masih kami konfirmasi dengan Pokja Pemilu luar negeri, bagaimana kejadiannya, kenapa bisa terjadi demikian,” kata Komisioner KPU Ilham Saputra saat dihubungi, Kamis (11/4).

Kecelakaan Terjadi di Tambang Freeport, Dua Karyawan Hilang

Kecelakaan terjadi di jalur pengangkutan batuan bijih tambang Grasberg PT Freepot Indonesia pada Rabu (3/4) pukul 16.07 Waktu Indonesia Timur (WIT). Insiden berupa jatuhnya material dari jalur pengangkutan batuan bijih di area Orea Bin 6, Mile Post 74, Tembagapura.

Juru bicara Freeport Indonesia Riza Pratama mengungkapkan pada saat kejadian, perusahaan tengah memperbaiki mesin pengangkut bijih di area Ore Bin 6. Empat orang pekerja menjadi korban atas kejadiaan nahas tersebut.

“Regu penyelamat terus mencari dua karyawan yang hilang setelah dua karyawan lain diselamatkan pada Rabu sore ketika material dari Pit Grasberg keluar dengan cepat melalui area Ore Bin 6,” ujar Riza melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (4/4).

Riza mengungkapkan dua korban yang telah dievakuasi mengalami cedera ringan. Saat ini, kedua korban masih dalam observasi pihak medis di rumah sakit setempat.

“Para petugas geo engineering dan inspektur tambang tengah dan akan melakukan investigasi di lokasi kejadian,” ujarnya.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Riza tak menyebutkan berapa kerugian perusahaan atas kejadian tersebut. Namun, Riza memastikan operasional perusahaan saat ini sudah berjalan normal.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Bambang Gatot Ariyono mengungkapkan material yang jatuh berupa aliran lumpur di tambang dalam. Kejadian itu biasa terjadi di dalam tambang namun tidak mengganggu operasional secara keseluruhan.

“(Aliran lumpur) itu suatu kejadian biasa artinya sering terjadi,” ujar Bambang.

1 2 3 130