Posts Tagged ‘Best Profit Futurespt’

Polisi Tangkap Sekretaris Anwar Ibrahim Terkait Video Syur

Kepolisian Malaysia menangkap seorang politikus sekaligus Ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR) Negara Bagian Perak, Farhash Wafa Salvador Rizal Mubarak, karena diduga terlibat dalam skandal video syur yang sempat gempar pada Juni lalu. Perkara ini juga menyeret nama Menteri Koordinator Perekonomian Malaysia, Datuk Seri Azmin Ali.

Dilansir dari AsiaOne, Rabu (17/7), Farhash yang juga merangkap sebagai sekretaris dari Presiden PKR, Datuk Seri Anwar Ibrahim, ditangkap pihak kepolisian bersama dengan dua tersangka lainnya di Pasir Gudang, Johor pada Selasa (16/7) kemarin.

Farhash sebelumnya sempat meminta Azmin untuk berhenti dari jabatannya jika terbukti terlibat dalam skandal video syur. Azmin juga merupakan Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) pimpinan Anwar Ibrahim. Anwar juga sempat dijebloskan ke penjara oleh lawan politiknya, Mahathir Mohamad, atas tuduhan melakukan hubungan sesama jenis dengan sekretarisnya.

Di sisi lain, polisi telah lebih dulu menangkap Haziq Abdullah Abdul Aziz selaku sekretaris pribadi wakil menteri perekonomian Malaysia, serta lima orang lain yang ikut terlibat dalam skandal tersebut.

Haziq sendiri telah mengklaim bahwa orang yang ada dalam video syur itu memang benar dirinya dan sang menteri, Azmin. Namun, Azmin bersikeras membantah tuduhan tersebut.

Haziq pertama kali ditahan di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur pada 14 Juni lalu, dan tiga hari setelahnya, kepolisian Malaysia yang dipimpin Komisioner Huzir pun mulai melakukan penyelidikan terkait skandal video seks yang melibatkan sejumlah politisi Malaysia itu.

Seorang lelaki yang mirip Azmin disebut ada dalam sebuah video asusila sesama jenis. Salah satu pemerannya dalam video itu adalah Haziq.

Video asusila itu beredar sejak awal Juli. Melalui akun Facebooknya, Haziq menyatakan pemeran di dalam video itu adalah dia dan Azmin.

Kepolisian sempat menangkap Haziq karena diduga berupaya meninggalkan Negeri Jiran di tengah penyelidikan skandal tersebut. Namun, tak lama ia dibebaskan dengan jaminan.

Satuan tugas khusus sengaja dibentuk guna menyelidiki skandal ini. Di Malaysia, hubungan seks sesama jenis termasuk tindak pidana.

Sebanyak 21 orang dilaporkan telah diperiksa terkait kasus ini. Meski belum bisa diverifikasi keaslian video itu, sejumlah analis menyimpulkan rekaman gambar tersebut tampak tidak diubah atau diedit secara digital.

Azmin berkeras membantah bukan pemeran dalam video tidak senonoh itu.

Azmin bahkan menegaskan akan tetap menjalankan tugas meski sejumlah pihak menyarankan untuk berhenti sementara atau cuti selama polisi memproses skandal tersebut.

Azmin menyatakan tetap aktif sebagai menteri sekaligus pemimpin koalisi Pakatan Harapan yang mendukung pemerintah Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

BPK Sebut Temukan ‘Rekayasa Keuangan’ Lapkeu Garuda Indonesia

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaku telah selesai melakukan audit laporan keuangan (lapkeu) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Hasilnya, ada sejumlah temuan yang akan dipublikasikan, terutama terkait financial engineering atau rekayasa keuangan.

Anggota BPK Agung Firman Sampurna mengatakan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Garuda Indonesia dilakukan berdasarkan laporan yang telah diterbitkan perusahaan. Selain itu, lembaga audit itu pun turut memeriksa kantor akuntan publik yang melakukan audit terhadap laporan tersebut.

“Kami sudah setuju, laporan (hasil pemeriksaan) akan dirilis. Salah satu (temuan) terjadinya financial engineering (rekayasa keuangan),” kata Agung di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (25/6).

Meski begitu, Agung enggan merinci berbagai temuan yang didapat lembaganya. “Temuannya banyak, data detailnya lengkap,” katanya.

Sebelumnya, BPK turun tangan memeriksa laporan keuangan Garuda Indonesia karena menunjukkan kejanggalan dari sisi pencatatan piutang menjadi pendapatan. Dalam pemeriksaan, BPK juga berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Bursa Efek Indonesia.

Semula, BPK berniat mengumumkan beberapa hari setelah perayaan hari raya Idul Fitri, namun belum juga dikeluarkan. Lebih lanjut, ia juga enggan memastikan apakah ada kesalahan atau pelanggaran ketentuan akuntansi keuangan negara dalam laporan tersebut.

Di sisi lain, Anggota BPK Achsanul Qosasi pernah menyatakan sekalipun ada kejanggalan yang ditemukan, maka nantinya BPK akan memberikan rekomendasi terkait perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan maskapai nasional tersebut.

“Jangan indikasi dulu, saya ingin komprehensif. Intinya nanti kami akan beritahu laporan keuangan Garuda itu harus diperbaiki atau sudah dianggap cukup begitu,” ungkapnya.

Harga Minyak Dunia Melejit Hingga 10 Persen Pekan Lalu

Harga minyak mentah dunia melejit hingga 10 persen sepanjang pekan lalu. Penguatan dipicu kekhawatiran terhadap potensi serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran yang dapat mengganggu aliran minyak dari Timur Tengah, penghasil lebih dari seperlima produksi minyak dunia.

Dilansir dari Reuters, Senin (24/6), harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) pada perdagangan Jumat (21/6) ditutup di level US$57,54 per barel atau menguat sekitar 10 persen sepanjang pekan lalu, penguatan mingguan terbesar sejak Desember 2016.

Kenaikan juga terjadi pada harga minyak mentah Brent sekitar 5 persen dengan ditutup di level US$65,17 per barel. Penguatan tersebut merupakan yang pertama selama lima pekan terakhir.

Pada Kamis (20/6) lalu, harga WTI melejit 5,4 persen dan Brent menguat 4,3 persen setelah Iran menembak sebuah drone militer di area yang diklaim AS berada di ruang udara internasional. Namun, Iran menyatakan bahwa penembakan berada di wilayahnya.

“Meningkatnya tensi antara AS dan Iran telah berkembang sebagai pendorong utama harga dalam lonjakan harga minyak,” ujar Pimpinan Ritterbusch & Associates Jim Ritterbusch dalam catatan yang dikutip Reuters.

Presiden AS Donald Trump menyatakan ia telah membatalkan serangan militer ke Iran. Pasalnya, jika terealisasi, serangan itu akan menyebabkan korban tewas yang tidak seimbang dengan hancurnya drone tanpa awak AS.

Pegawai pemerintah Iran menyatakan kepada Reuters, negaranya telah menerima pesan dari Trump melalui Oman yang memberikan peringatan serangan AS ke Iran akan terjadi dalam waktu dekat.

Sebagai tanggapan atas peringatan tersebut, Iran menyatakan serangan apapun akan memiliki konsekuensi regional dan internasional. Mereka juga menyatakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tak menyukai pembicaraan namun mereka tetap akan menyampaikan pesan AS tersebut kepadanya.

Kemudian, pada Jumat (21/6) pekan lalu, Trump berbicara dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman terkait stabilitas Timur Tengah dan pasar minyak usai tensi dengan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak.

Tensi telah memanas sejak sanksi AS mengenakan sanksi yang menekan ekspor minyak Iran secara tajam. Selain itu, tensi juga diperparah dengan tuduhan AS terhadap Iran terkait serangan di kapal tanker minyak di kawasan Teluk. Iran sendiri telah membantah keterlibatannya dalam serangan kepada kapal tersebut.

“Tak ada keraguan bahwa gangguan parah pada pengiriman minyak melalui rute yang rentan akan sangat serius,” konsultan FGE Energy dalam catatannya.

Selain itu, para analis juga menilai harga minyak mendapatkan dorongan dari pertemuan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya di awal Juli 2019, kebakaran besar di kilang Philadelphia Energi Solutions di Philadelphia, AS, dan potensi berkurangnya tensi perdagangan antara AS-China.

“Kekhawatiran terhadap perdagangan telah mereda, mendorong harga energi lebih tinggi karena

pertumbuhan ekonomi global tidak akan tertekan oleh perang tarif yang berkepanjangan,” ujar Analis Pasar Senior OANDA Alfonsi Esparza.

Kekhawatiran terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi dan sengketa perdagangan AS-China telah menekan harga minyak selama beberapa pekan terakhir. Kondisi itu terjadi setelah harga Brent sempat menyentuh level tertingginya untuk tahun ini, di atas US$75 per barel, pada April lalu.

Proyeksi dari sisi permintaan juga telah membaik. Hal itu ditandai dengan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko setelah bank sentral AS dan Eropa memberikan sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan pada pekan lalu.

Pelemahan dolar AS juga menopang harga minyak mentah yang biasanya dijual dengan denominasi mata uang Negeri Paman Sam itu. Sebagai catatan, pelemahan dolar AS akan membuat minyak menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Lebih lanjut, perusahaan energi AS menambah 1 rig minyak yang beroperasi pada pekan lalu, kenaikan pertama selama tiga pekan terakhir. Namun demikian, secara bulanan, jumlah rig pada Juni ini diperkirakan akan menurun akibat pengebor minyak memangkas belanja demi mengerek pendapatan. Jika terealisasi, penurunan tersebut merupakan penurunan yang terjadi selama tujuh bulan berturut-turut.

1 2