Posts Tagged ‘Best Profit Futurespt’

BPK Sebut Temukan ‘Rekayasa Keuangan’ Lapkeu Garuda Indonesia

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaku telah selesai melakukan audit laporan keuangan (lapkeu) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Hasilnya, ada sejumlah temuan yang akan dipublikasikan, terutama terkait financial engineering atau rekayasa keuangan.

Anggota BPK Agung Firman Sampurna mengatakan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Garuda Indonesia dilakukan berdasarkan laporan yang telah diterbitkan perusahaan. Selain itu, lembaga audit itu pun turut memeriksa kantor akuntan publik yang melakukan audit terhadap laporan tersebut.

“Kami sudah setuju, laporan (hasil pemeriksaan) akan dirilis. Salah satu (temuan) terjadinya financial engineering (rekayasa keuangan),” kata Agung di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (25/6).

Meski begitu, Agung enggan merinci berbagai temuan yang didapat lembaganya. “Temuannya banyak, data detailnya lengkap,” katanya.

Sebelumnya, BPK turun tangan memeriksa laporan keuangan Garuda Indonesia karena menunjukkan kejanggalan dari sisi pencatatan piutang menjadi pendapatan. Dalam pemeriksaan, BPK juga berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Bursa Efek Indonesia.

Semula, BPK berniat mengumumkan beberapa hari setelah perayaan hari raya Idul Fitri, namun belum juga dikeluarkan. Lebih lanjut, ia juga enggan memastikan apakah ada kesalahan atau pelanggaran ketentuan akuntansi keuangan negara dalam laporan tersebut.

Di sisi lain, Anggota BPK Achsanul Qosasi pernah menyatakan sekalipun ada kejanggalan yang ditemukan, maka nantinya BPK akan memberikan rekomendasi terkait perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan maskapai nasional tersebut.

“Jangan indikasi dulu, saya ingin komprehensif. Intinya nanti kami akan beritahu laporan keuangan Garuda itu harus diperbaiki atau sudah dianggap cukup begitu,” ungkapnya.

Harga Minyak Dunia Melejit Hingga 10 Persen Pekan Lalu

Harga minyak mentah dunia melejit hingga 10 persen sepanjang pekan lalu. Penguatan dipicu kekhawatiran terhadap potensi serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran yang dapat mengganggu aliran minyak dari Timur Tengah, penghasil lebih dari seperlima produksi minyak dunia.

Dilansir dari Reuters, Senin (24/6), harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) pada perdagangan Jumat (21/6) ditutup di level US$57,54 per barel atau menguat sekitar 10 persen sepanjang pekan lalu, penguatan mingguan terbesar sejak Desember 2016.

Kenaikan juga terjadi pada harga minyak mentah Brent sekitar 5 persen dengan ditutup di level US$65,17 per barel. Penguatan tersebut merupakan yang pertama selama lima pekan terakhir.

Pada Kamis (20/6) lalu, harga WTI melejit 5,4 persen dan Brent menguat 4,3 persen setelah Iran menembak sebuah drone militer di area yang diklaim AS berada di ruang udara internasional. Namun, Iran menyatakan bahwa penembakan berada di wilayahnya.

“Meningkatnya tensi antara AS dan Iran telah berkembang sebagai pendorong utama harga dalam lonjakan harga minyak,” ujar Pimpinan Ritterbusch & Associates Jim Ritterbusch dalam catatan yang dikutip Reuters.

Presiden AS Donald Trump menyatakan ia telah membatalkan serangan militer ke Iran. Pasalnya, jika terealisasi, serangan itu akan menyebabkan korban tewas yang tidak seimbang dengan hancurnya drone tanpa awak AS.

Pegawai pemerintah Iran menyatakan kepada Reuters, negaranya telah menerima pesan dari Trump melalui Oman yang memberikan peringatan serangan AS ke Iran akan terjadi dalam waktu dekat.

Sebagai tanggapan atas peringatan tersebut, Iran menyatakan serangan apapun akan memiliki konsekuensi regional dan internasional. Mereka juga menyatakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tak menyukai pembicaraan namun mereka tetap akan menyampaikan pesan AS tersebut kepadanya.

Kemudian, pada Jumat (21/6) pekan lalu, Trump berbicara dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman terkait stabilitas Timur Tengah dan pasar minyak usai tensi dengan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak.

Tensi telah memanas sejak sanksi AS mengenakan sanksi yang menekan ekspor minyak Iran secara tajam. Selain itu, tensi juga diperparah dengan tuduhan AS terhadap Iran terkait serangan di kapal tanker minyak di kawasan Teluk. Iran sendiri telah membantah keterlibatannya dalam serangan kepada kapal tersebut.

“Tak ada keraguan bahwa gangguan parah pada pengiriman minyak melalui rute yang rentan akan sangat serius,” konsultan FGE Energy dalam catatannya.

Selain itu, para analis juga menilai harga minyak mendapatkan dorongan dari pertemuan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya di awal Juli 2019, kebakaran besar di kilang Philadelphia Energi Solutions di Philadelphia, AS, dan potensi berkurangnya tensi perdagangan antara AS-China.

“Kekhawatiran terhadap perdagangan telah mereda, mendorong harga energi lebih tinggi karena

pertumbuhan ekonomi global tidak akan tertekan oleh perang tarif yang berkepanjangan,” ujar Analis Pasar Senior OANDA Alfonsi Esparza.

Kekhawatiran terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi dan sengketa perdagangan AS-China telah menekan harga minyak selama beberapa pekan terakhir. Kondisi itu terjadi setelah harga Brent sempat menyentuh level tertingginya untuk tahun ini, di atas US$75 per barel, pada April lalu.

Proyeksi dari sisi permintaan juga telah membaik. Hal itu ditandai dengan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko setelah bank sentral AS dan Eropa memberikan sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan pada pekan lalu.

Pelemahan dolar AS juga menopang harga minyak mentah yang biasanya dijual dengan denominasi mata uang Negeri Paman Sam itu. Sebagai catatan, pelemahan dolar AS akan membuat minyak menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Lebih lanjut, perusahaan energi AS menambah 1 rig minyak yang beroperasi pada pekan lalu, kenaikan pertama selama tiga pekan terakhir. Namun demikian, secara bulanan, jumlah rig pada Juni ini diperkirakan akan menurun akibat pengebor minyak memangkas belanja demi mengerek pendapatan. Jika terealisasi, penurunan tersebut merupakan penurunan yang terjadi selama tujuh bulan berturut-turut.

Ada Proyek LRT, Jalan Setiabudi Tengah Ditutup Hingga 2020

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup di Jalan Setiabudi Tengah, Jakarta, Selatan, untuk mendukung pekerjaan proyek LRT. Selain itu, Dishub juga akan melakukan rekayasa lalu lintas Jakarta mulai tanggal 17 Juni sampai dengan 30 September 2020.

“Untuk mendukung pekerjaan tersebut akan dilakukan penutupan dan pengalihan lalu lintas di Jalan Setiabudi Tengah, sisi selatan waduk, mulai tanggal 17 Juni 2019 sampai 30 September 2020,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko melalui keterangan tertulis, Senin (10/6).

Dalam keterangan tertulisnya Budi mengatakan pekerjaan proyek LRT akan dilakukan di samping flyover HOS Cokroaminoto menuju Landmark Tower.

Rute rekayasa lalu lintas pada tanggal 17 Juni 2019 sampai 28 Februari 2020 yaitu dari arah Tanah Abang menuju Rasuna Said bisa melewati melewati Jl Margono Djoyokusumo-Jl Galunggung-Kawasan Landmark-Jl Sudirman-Jl Setiabudi Raya-Jl Setiabudi III (Kawasan Setiabudi atau melalui Jl Galunggung putar balik sebelum TL Halimun-Jl Gembira-Jl Rasuna Said dan seterusnya.

Kemudian, rekayasa lalu lintas lainnya yaitu dari arah Rasuna Said menuju Tanah Abang/Sudirman dialihkan melalui jalan Rasuna Said-Jl H OS Cokroaminoto-Kupingan Jl Sumenep-Jl Latuharhari belok kanan ke TL Halimun-Jl Galunggung-Jl Margono Djoyokusumo dan seterusnya, atau Jalan Setiabudi Utara-Jalan Taman Setiabudi II-Jalan Setiabudi Raya-Jalan Sudirman dan seterusnya.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Pengguna jalan juga bisa menggunakan jalan Prof Dr Satrio menuju Tanah Abang. Sementara, pada tanggal 1 Maret hingga 30 September 2020, Jalan Setiabudi Tengah sudah dapat dilalui oleh pengendara sebanyak 1 jalur.

Lalu lintas akan kembali normal begitu seluruh pekerjaan proyek LRT selesai. Dishub juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar mengindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan.

1 2 3