Posts Tagged ‘BESTPRO PEKANBARU’

Klaim Paling Kecil di Dunia, Sony Kenalkan RX0 II

Sony resmi meluncurkan Sony RX0 II yang diklaim sebagai kamera ringkas premium paling kecil dan ringan di dunia. Sony RX0 II memang menargetkan para vlogger yang gemar bertualang untuk membuat konten video hingga foto.

Kamera ini berbentuk seperti kamera aksi yang dibekali dengan perekaman video internal  30P 4K, layar LCD dapat ditekuk hingga 180 derajat, dan dapat berfungsi di dalam air hingga kedalaman 10 meter. Sama dengan pendahulunya, RX0 II memiliki fitur anti air, anti debu, anti guncangan anti tekanan dan sangat ringkas.

Dengan fitur video mumpuni , kamera ini memiliki ukuran hanya  59mm x 40,5mm x 35mm dengan berat 132 gram saja. Dengan ukuran dan berat tersebut, kamera ini

Bagi President Director Sony Indonesia Kazuteru Makiyama, fitur-fitur yang dimiliki  kamera ini akan membawa aktivitas vlogging ke tahap selanjutnya.

“Hari ini kami memperkenalkan perangkat yang cocok untuk para vloggers. Kami ingin membawa Sony untuk membawa alat vlogging ke tahap selanjutnya. Dengan kamera ideal untuk tipe perjalanan dan pengambilan foto dan vlog yang luas,” kata  Makiyama saat peluncuran di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (26/4).

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

RX0 II memiliki sensor gambar bertumpuk tipe 1.0 sebesar 15,3 MP Exmor RS dan mesin prosesor BIONZ.  Sensor gambar dam mesin ini juga dilengkapi dengan lensa wide-angle fixed ZEISS Tessar T 24 mm dengan bukaan lensa F/4.0. Fitur-fitur ini bisa meberikan reproduksi warna indah.

“Dengan prosesor BIONZ X yang terbaru memberikan kualitas foto maupun video dengan sensitivitas luas yaitu ISO 8011 sampai 12800,” kata Head of Digital Imaging Product Marketing PT. Sony Indonesia, Takatsugu Yamamoto.

Selain perekaman video berkualitas 30p 4K, RXO II juga dibekali dengan pixel yang mampu mengumpulkan 1,7 juta kali jumlah data yang dibutuhkan video 4K.

Kamera juga memiliki Anti-distortion shutter hingga 1/32000 detik dan dapat mengambil gambar hingga 16 fps yang bisa menangkap emosi wajah tanpa kehilangan momen.

Menyoal daya tahan, kamera ini bisa bertahan ketika jatuh dari ketinggian maksimal dua meter dan mampu menahan beban hingga 200 kilogram.

Mengenai fitur tambahan, Sony membekali RX0 II dengan stabilisasi elektronik yang dapat membatu pengambilan video agar stabil. Terdapat juga pembaruan dalam fitur Eye AF milik Sony yang telah diperbarui yang membantu memudahkan pengambilan foto.

Sony RX0 II mulai dijual pada akhir Mei 2019 dengan harga Rp10 juta. Sony juga menyediakan alat tambahan terpisah berupa shooting grip yang dibanderol dengan harga Rp1,5 juta.

Pelunasan Utang, First Media Tunggu Jawaban Kemenkeu

PT First Media Tbk (KBLV) tengah menunggu jawaban dari Kementerian Keuangan terkait pelunasan utang anak usaha mereka, PT Internux. PT Internux merupakan produsen jaringan akses data nirkabel Bolt.

PT Internux diketahui memiliki kewajiban kepada pemerintah sebesar Rp708,3 miliar. Utang ditanggung atas penggunaan frekuensi 2,3 GHz.

Pada 14 November 2018 silam, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membacakan putusan perjanjian damai atau homologasi. Dengan demikian, maka Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Internux berakhir damai.

Salah satu isi proposal perdamaian adalah PT Internux menjanjikan pembayaran utang secara mencicil selama 10-30 tahun kepada seluruh kreditur, termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika. Saat ini, utang tersebut telah dilimpahkan kepada Kementerian Keuangan.

Dalam laporan keuangan 2018, perseroan memiliki liabilitas sebesar Rp5,67 triliun.  “Kami juga mengusulkan kepada Kementerian Keuangan, tetapi pemerintah belum menjawab,” kata Presiden Direktur Independen First Media Harianda Noerlan, Jumat (26/4).

Ia mengatakan pihaknya telah mencicil sebanyak dua kali kepada pemerintah. Namun, Harianda enggan menyebut besaran setoran itu.

Di sisi lain, ia menyatakan bahwa perseroan telah menyelesaikan proses pengembalian dana (refund) untuk seluruh pelanggan pada 28 Februari 2019 sesuai dengan target perseroan sebelumnya.

Masih Merugi

Harianda memprediksi perseroan masih akan merugi tahun ini. Pasalnya, Bolt berkontribusi sebesar 80 persen kepada pendapatan konsolidasi dari First Media.  Ia menuturkan tahun ini perseroan hanya akan mengandalkan kinerja anak usaha lainnya, antara lain, Link Net, MSH Niaga Telcom, PT Prima Wira Utama, BIG TV, dan First Media Production.

Perseroan menargetkan pendapatan tahun ini secara konsolidasi mencapai Rp220 miliar.

Anak usaha First Media menjalankan usaha di beberapa bidang antara lain, penyediaan infrastruktur telekomunikasi dan in building solution, jasa nilai tambah kartu panggil (telepon), penyediaan konten berita, dan rumah produksi untuk iklan dan konten siaran televisi.

“Itu berasal dari pendapatan konten dan berita sekitar Rp105 miliar, bisnis infrastruktur telekomunikasi sebesar Rp95 miliar, dan juga kebetulan kami mempunyai beberapa gedung yang kami sewakan. Dari sewa itu sekitar Rp20 miliar yang kami akan peroleh di 2019,” paparnya.

Tahun lalu, First Media mencatatkan rugi sebesar Rp3,49 triliun naik dari sebelumnya rugi Rp1,1 triliun. Kerugian ini disebabkan pendapatan perseroan tergerus dari Rp982 miliar di 2017 menjadi Rp901 miliar di 2018.

Ragam Inovasi Jasa Raharja Jawab Tantangan Masa Depan

Sebagaimana diketahui, biaya pengobatan bagi korban kecelakaan lalu lintas yang dirawat di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya relatif cukup besar. Kebutuhan perekonomian bagi keluarga yang ditinggalkan oleh kepala keluarga bila meninggal dunia akibat kecelakaan juga cukup tinggi.

Merespons beberapa hal ini, maka pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan RI menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan RI No.15/PMK.010/2017 tanggal 13 Februari 2017 tentang Besaran Santunan Kecelakaan Penumpang Umum, dan Nomor 16/PMK.010/2017 tanggal 13 Februari 2017 tentang Besaran Santunan Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Nilai santunan naik 100 persen dari sebelumnya yang mana santunan bagi korban yang mengalami luka-luka sebesar maksimal Rp 20 juta dan santunan korban meninggal dunia sebesar Rp 50 juta.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Terkait hal tersebut, Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo S mengatakan Jasa Raharja merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjalankan amanah undang-undang. Undang-Undang Nomor 33 mengatur tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, sedangkan Undang-Undang Nomor 34 adalah Dana Pertanggungan Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Adapun tugas pokok Jasa Raharja, lanjutnya, adalah menyerahkan santunan kecelakaan bagi korban kecelakaan lalu lintas di darat, laut, dan udara, sebagaimana yang diatur pada undang-undang tersebut.

1 2 3 4 5 77