Posts Tagged ‘bestprofitpekanbaru’

Saudi Aramco Banyak Tunda Ekspansi Bisnis Karena Corona

Pandemi covid-19 menjungkirbalikkan dunia bisnis, tak terkecuali sektor energi. Perusahaan minyak kelas kakap Saudi Aramco, salah satu yang mengalaminya.

Sejumlah analis memprediksi Saudi Aramco bakal melakukan apa yang mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya, mulai dari meninggalkan berbagai kesepakatan bisnis serta menjual aset.

Salah satu kesepakatan bisnis yang disasar untuk ditinjau ulang adalah proyek penyulingan kilang untuk mengekstraksi dan memberikan nilai tambah tiap barel minyak mentah.

Kesepakatan bisnis penyulingan di China dan India, dua negara dengan konsumsi energi besar dan potensial di Asia, telah ditunda dalam beberapa pekan terakhir.

Di China, tahun lalu, Saudi Aramco sepakat membentuk usaha patungan untuk membangun kompleks penyulingan senilai US$10 miliar.

Sementara, di India, kesepakatan perusahaan tersebut adalah untuk membeli 20 saham bisnis penyulingan dan petrokimia di Reliance Industries India.

Nasseri dari Fakta Global Energy mengatakan proyek penyulingan khususnya yang melibatkan investasi miliaran dolar AS mungkin tidak akan membantu Aramco menghasilkan cuan dalam beberapa tahun tahun kedepan, mengingat risiko besar yang dihadapi ke depan, yakni rendahnya harga minyak mentah.

Oleh karena itu, Aramco telah mengumumkan pembentukan divisi baru yang akan menilai kembali portofolio perusahaan mulai serta mempromosikan ‘ketahanan, kelincahan, dan kemampuan untuk menanggapi dinamika pasar yang berubah.’

Nasseri berharap sejumlah besar proyek akan diajukan sebagai hasilnya. “Separuh dari kesepakatan mereka, jika Anda menghitungnya, harus dicoret,” kata Nasseri, dilansir

Jumat (4/9).

Namun, jika Aramco menjaminkan proyek-proyek ini, hal itu dapat secara dramatis mengubah rencana bisnis jangka panjang perusahaan.

Kesepakatan dengan China dan India yang disebut di awal misalnya, bertujuan untuk mengunci pembeli di pasar yang besar, sambil membantu Aramco mendiversifikasi bisnisnya di luar minyak mentah dalam jumlah besar.

Awal pekan ini, salah satu sumber yang mengetahui strategi bisnis Saudi Aramco mengatakan perusahaan juga akan menunda perluasan kilang utama di Amerika Serikat.

“Bisa dibilang saat ini sedang ada evaluasi ulang atas segala sesuatunya,” kata sumber tersebut.

Beberapa kesepakatan bisnis lain yang dicapai sebelum pandemi corona, bahkan yang memiliki kepentingan geopolitik yang signifikan, juga berpeluang untuk ditunda.

Selain itu, berdasarkan laporan The Wall Street Journal, Aramco juga sedang meninjau investasi US$6,6 miliar untuk menambah output petrokimia di kilang Motiva di Texas. Hal serupa pun dilakukan pada proyek kolaborasi gas alam dengan Sempra Energy.

Cara Kerja Charger yang Isi Penuh Baterai HP dalam 20 Menit

Vendor ponsel mulai memperkenalkan pengisi daya cepat atau charger yang bisa mengisi penuh ponsel baterai ponsel hanya dalam hitungan menit. Pengisi daya cepat SuperVOOC Oppo bahkan disebut bisa mengisi penuh dalam 20 menit saja.

Pasalnya, kekuatan daya pengisi daya super cepat ini mencapai 125 Watt. Sementara pengisi daya cepat yang ada di pasaran saat ini berkisar antara 18 hingga 65 Watt.

“Yang hari ini diperkenalkan adalah SuperVOOC 125 Watt,” ujar PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto dalam peluncuran secara virtual di Jakarta, Rabu (15/7).

 

Pengisi daya super cepat ini sebenarnya bukan cuma dikembangkan Oppo. Pabrikan China lain sepertinya memang tengah gandrung membuat pengisi daya cepat di atas 100 Watt. Sebab, Xiaomi, Vivo, dan iQoo pun tengah mengembangkan pengisian daya cepat di atas 100 Watt.

Xiaomi sudah sempat memberikan bocoran pengisi daya cepat ini pada pertengahan tahun lalu. Namun, awal tahun ini Xiaomi membeberkan berbagai kendala teknis terkait pengembangan pengisi daya cepat itu.

Beberapa masalah itu misalnya baterai yang makin cepat habis, masalah keamanan baterai, dan sebagainya. Sebelumnya, Oppo juga menerapkan pengisi daya 65 Watt pada Reno Ace 2, seperti dikutip Android Authority.

Ternyata setelah 800 putaran pengisian daya, kapasitas baterai turun 91 persen. Sehingga, ada kemungkinan mempercepat pengisian adaya ke 100 W bakal mengurangi kapasitas baterai lebih cepat

“Saya tidak bisa bilang bahwa semua fast charging aman, sekarang tergantung bagaimana masing – masing vendor melakukan pendekatan teknologi apa yang akan di implementasikan,” tambah Aryo.

Cara kerja VOOC

Untuk mempercepat pengisian baterai, bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan memperbesar voltase atau memperbesar ampere.

Aryo menjelaskan VOOC berbeda dengan perangkat pengisian daya cepat yang lain. VOOC, kata dia menggunakan voltase rendah dan ampere yang besar.

Membesarkan ampere, sama dengan membesarkan tabung tempat listrik mengalir. Sehingga, ketika arus listrik ditambah, tekanan pada baterai tidak semakin besar.

Menurut Aryo, selama ini banyak teknologi pengisian daya yang mengambil pendekatan pengisian daya dengan voltase tinggi.

Padahal, jika pengisian dengann voltase tinggi tanpa memperbesar tabung (ampere), akan membuat tekanan pada baterai makin tinggi. Akibatnya, baterai makin cepat panas dan ada risiko terbakar.

“Panas pada baterai itu sendiri yang berakibat membuat terjadi masalah seperti overheat atau bisa saja sampai terjadi percikan dan ledakan,” tuturnya.

Selain memperbesar ampere, Aryo pun menuturkan teknologi fast charging OPPO juga diamankan menggunakan chip yang bernama MCU (Micro Controling Unit).

Chip ini yang akan mengatur distribusi daya ke baterai dan memonitor suhu ketika melakukan pengisian daya.

“Pada 125W SuperVOOC di dalam ekosistem pengsian daya, kita sampai meletakkan 10 sensor suhu di dalamnya.”

Selain itu, Aryo mengklaim OPPO menggunakan dua baterai terpisah untuk mendukung teknologi VOOC. Dia berkata hal itu untuk mempercepat dan menjaga sistem keamanan pengisian.

Perkembangan SuperVOOC

Aryo menuturkan SuperVOOC terdiri dari banyak varian. Namun, dia mengatakan teknologi VOOC flash charging pertama kali dikembangkan pada tahun 2014 dengan kondisi voltase 5 volt dan 4 ampere. Kemudian berlanjut pada tahun 2015 menjadi VOOC flash charging 2.0 dengan kondisi yang sama, tapi adaptor terpisah dengan kabel; 2019 menjadi VOOC flash charging 3.0 dan 4.0 (mendukung USB type C).

Sedangkan SuperVOOC, dia berkata diperkenalkan pada tahun 2016. SuperVOOC perdana memiliki daya pengisian maksimum mendekati 50W. Perangkat yang pertama di Indonesia menggunakan SuperVOOC adalah OPPO R17 Pro.

“Kemudian ada SuperVOOC 2.0 diperkenalkan pada tahun 2020 dengan 65 Watt,” ujarnya.

Dengan menggunakan SuperVOOC 125W, dia menyebut sebuah baterai 4.000 mAh bisa terisi penuh dalam 20 menit. Pada seri terbaru itu, dia berkata pihaknya menggunakan type C to type C.

Selain SuperVOOC, Aryo menyebut OPPO juga meluncurkan AirVOOC wireless flash charge 65W. AirVOOC yang baru diluncurkan kali ini memiliki kempuan daya yang lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya 40W.

AirVOOC, kata dia, juga menggunakan dual-coil yang bisa mempercepat pengisian secara nirkabel dari charger ke perangkat.

Tak hanya itu, Aryo menyampaikan pihaknya juga memperkenalkan SuperVOOC mini charger 50W. Dia berkata SuperVOOC mini hanya memiliki lebar 39 mm dan tebal 10,5 mm. Berat perangkat itu, kata dia juga hanya 50 gram.

Terakhir, dia mengumumkan OPPO juga meluncurkan mini flash charger 110W yang cukup tipis.

Di sisi lain, Aryo mengklaim SuperVOOC 125W aman digunakan. Sebab, dia menyebut SuperVOOC 125W sudah mendapat sertifikasi dari TÜV Rheinland. Bahkan, dia berkata TÜV menilai sistem dari SuperVOOC sangat aman.

“Dan sampai saat ini kami belum menemukan permasalahan di pengisian VOOC maupun SuperVOOC,” ujar Aryo.

Pekerja yang Cuti Tak Digaji Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan buruh atau pekerja swasta yang dirumahkan atau cuti tanpa bayaran dapat mengikuti program Kartu Prakerja. Syaratnya, mereka membutuhkan peningkatan kompetensi kerja.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja. Beleid itu diteken Jokowi pada 7 Juli 2020 dan berlaku sejak tanggal diundangkan pada 8 Juli 2020.

Dalam beleid itu, Jokowi menyatakan Kartu Prakerja merupakan program yang utamanya diberikan kepada pencari kerja.

 

“Selain kepada pencari kerja, Kartu Prakerja dapat diberikan kepada pekerja/buruh yang terkena PHK, pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatkan kompetensi kerja, termasuk pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil,” tulis Jokowi, dikutip Jumat (10/7).

Syaratnya, para pencari kerja dan pekerja/buruh tersebut merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), berusia paling rendah 18 tahun, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Kendati begitu, ia menegaskan calon peserta program tidak boleh memalsukan identitas atau data pribadi demi bisa menjadi peserta Kartu Prakerja.

Sebab, pemerintah menyiapkan sanksi berupa tuntutan pidana dan ganti rugi kepada pihak yang tertangkap memalsukan identitas atau data pribadinya dalam rangka mengikuti program.

Terkait hal ini, Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky menjelaskan sebenarnya ketentuan terbukanya kepesertaan program kepada pekerja swasta sudah dilakukan sejak awal pelaksanaan.

Namun, kriteria yang lebih rinci diberikan pada Perpres 76/2020 dari yang sebelumnya tertuang di Perpres 36/2020.

Pada Perpres 36/2020 disebutkan bahwa Kartu Prakerja dapat diberikan kepada pekerja/buruh terkena PHK dan pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja.

Namun, belum secara rinci mencakup pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

 

 

“Dalam Perpres 36 pun seluruh pekerja bisa mendaftar jadi peserta Kartu Prakerja. Tidak berbeda, hanya lebih spesifik penjelasannya, termasuk wirausaha, pekerja mandiri,” kata Panji

Sementara itu, untuk proses pendaftaran, Panji menjelaskan seluruhnya mengikuti prosedur yang sudah berjalan sebelumnya. Masyarakat yang ingin menjadi peserta program harus mendaftarkan diri melalui situs resmi Kartu Prakerja.

Pendaftaran juga bisa dilakukan melalui kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang bekerja sama dengan Manajemen Pelaksana. Selanjutnya, calon peserta akan diseleksi sesuai data kependudukan dan memberi prioritas kepada peserta pendaftar tertentu.

Untuk menguji validitas data peserta, Manajemen Pelaksana bisa mendapat akses dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri, serta PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata (Asabri).

Pada program Kartu Prakerja, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengambil kelas pelatihan yang telah disediakan oleh mitra platform. Selain itu, juga bisa mendapatkan biaya pelatihan dan insentif.

Untuk biaya pelatihan ditetapkan sebesar Rp1 juta per peserta. Sementara, dana insentif sebesar Rp600 ribu per peserta per bulan selama empat bulan dan insentif survei sebesar Rp50 ribu per peserta per bulan selama tiga bulan.

1 2 3 77