Posts Tagged ‘bestprofitpekanbaru’

Sikap Dovish The Fed Bikin Rupiah Lesu Rp14.108 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.108 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Senin (8/7) pagi. Dengan demikian, rupiah melemah 0,18 persen dibanding penutupan Jumat (5/7), yakni Rp14.082 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.147 per dolar AS atau menguat tipis dibanding Jumat, yakni Rp14.148 per dolar AS. Pada hari ini, rupiah berada di dalam rentang Rp14.099 hingga Rp14.155 per dolar AS.

Pada hari ini, pergerakan mata uang utama Asia bervariasi terhadap dolar AS. Adapun mata uang yang melemah, seperti dolar SIngapura sebesar 0,01 persen, yen Jepang sebesar 0,09 persen, baht Thailand sebesar 0,1 persen, dan yuan China sebesar 0,21 persen.

Namun, terdapat pula mata uang yang menguat, seperti dolar Hong Kong sebesar 0,04 persen, ringgit Malaysia sebesar 0,11 persen, peso Filipina sebesar 0,23 persen, dan won Korea Selatan sebesar 0,98 persen.

Sementara itu, mata uang negara maju terlihat menguat terhadap dolar AS. Euro menguat 0,08 persen, poundtserling Inggris menguat 0,09 persen, dan dolar Australia menguat 0,19 persen.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pelaku pasar berekspektasi bahwa ekonomi AS masih kuat setelah melihat data ketenagakerjaan yang dirilis akhir pekan lalu.

Departemen Ketenagakerjaan AS mencatat, penciptaan tenaga kerja baru pada Juni tercatat 242 ribu orang pada Juni atau melonjak drastis ketimbang posisi Mei yang hanya 72 ribu.

“Dengan stance The Fed yang terkonfirmasi dovish, pelaku pasar kian yakin bahwa tingkat suku bunga acuan tidak akan dinaikkan pada tahun ini,” jelas Ibrahim, Senin (8/7).

Kemudian, dari dalam negeri, pelaku pasar juga disebut bereaksi dengan pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal II akan melandai dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi triwulan lalu diperkirakan sama dengan kuartal I lalu, yakni 5,07 persen hingga 5,1 persen.

“Dalam transaksi hari ini rupiah ditutup melemah, namun dalam transaksi esok hari transaksi bisa saja melemah karena Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II yang diperkirakan melambat,” tandasnya

Awal Pekan, Daging Ayam dan Daging Sapi Turun Harga

Harga rata-rata daging ayam ras segar turun Rp400 per Kilogram (Kg) menjadi Rp32.400 per 1 Juli 2019. Harga terendah ada di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, sebesar Rp18.750 per Kg. Sedangkan, harga tertinggi terpantau di Kabupaten Sumbawa di Nusa Tenggara Barat.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional melansir rata-rata penurunan harga daging ayam ras segar sebesar 1,22 persen.

Sementara, harga daging sapi kualitas 1 turun Rp700 per Kg menjadi Rp121.350. Penurunannya berkisar 0,57 persen. Berbeda dengan daging sapi kualitas 2 yang dibanderol Rp113.700 atau naik Rp600 per Kg (0,53 persen).

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas beras. Baik kualitas bawah I dan II, kualitas medium, maupun kualitas super. Penurunannya berkisar Rp50 hingga Rp150 per Kg.

Rata-rata harga beras kualitas bawah I dipatok Rp10.650 per Kg, kualitas bawah II Rp10.200 per Kg, dan kualitas medium I Rp11.650 per Kg. Sedangkan, untuk beras kualitas super I dilego Rp12.900 per Kg.

Penurunan harga paling drastis terjadi pada bawang merah ukuran sedang, yakni 4,24 persen atau Rp1.650 per Kg menjadi Rp37.300 per Kg. Di Bima, NTB, harga bawang merah ukuran sedang bahkan cuma Rp22.500 per Kg. Kondisi terbalik terjadi di Kabupaten Merauke, Papua, di mana harga bawang dibanderol Rp67.500.

Untuk komoditas lainnya, harga meroket. Seperti cabai merah keriting, cabai rawit hijau, cabai rawit merah, minyak goreng kemasan bermerk 1, dan gula pasir kualitas premium.

Kenaikan harga untuk cabai berkisar Rp1.000 hingga Rp2.400 per Kg, bergantung jenis. Sedangkan, minyak goreng kemasan bermerk 1 naik Rp150 menjadi Rp14.600 per Kg, sedang gula pasir kualitas premium naik Rp50 menjadi Rp15.100 per Kg.

IHSG Berpotensi Menghijau di Tengah Penantian Suku Bunga

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali mendarat di teritori positif pada Kamis (20/6). Hasil rapat The Fed dan Bank Indonesia (BI) mengenai suku bunga acuan akan mewarnai pergerakan indeks.

Analia Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan IHSG berpotensi bertahan di area 6.300. Hal itu tak hanya terlihat dari sisi fundamental berupa sentimen rapat suku bunga acuan, tetapi juga dari kacamata teknikal.

“IHSG diprediksi menguat, support 6.272-6.305 resistance 6.356-6.372,” papar Dennies melalui risetnya.

Maka itu, pelaku pasar diharap tak lengah dalam melihat peluang yang ada. Beberapa saham yang bisa dikonsumsi antara lain, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah meramalkan penguatan IHSG hari ini lebih terbatas dibandingkan kemarin. Pasalnya, secara teknikal indeks hampir memasuki tren pelemahan.

“Kami proyeksikan IHSG masih bergerak menguat meskipun akan sedikit terbatas berada pada support resistance 6.300-6.400 melihat mendekati area bearish trend line,” ungkap Lanjar dalam risetnya.

Namun, pelaku pasar tetap bisa memperhatikan sejumlah saham yang berpeluang memberikan keuntungan hari ini, yaitu PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Bisi International Tbk (BISI), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Sekadar informasi, IHSG kemarin kembali berada di atas angin. Pasar saham Indonesia tembus ke level 6.339 dengan penguatan signifikan sebesar 1,3 persen.

Mayoritas atau sebanyak 265 saham tampak hijau, sedangkan 154 saham lainnya melemah dan sisanya 123 saham diam di tempat alias bergerak stagnan.

Sejalan dengan IHSG, bursa saham Wall Street juga berakhir positif tadi malam. Rinciannya, Dow Jones menguat 0,15 persen, S&P500 0,3 persen, dan Nasdaq Composite 0,42 persen.

1 2 3 70