Posts Tagged ‘bestprofitpekanbaru’

IHSG Berpotensi Menghijau di Tengah Penantian Suku Bunga

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali mendarat di teritori positif pada Kamis (20/6). Hasil rapat The Fed dan Bank Indonesia (BI) mengenai suku bunga acuan akan mewarnai pergerakan indeks.

Analia Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan IHSG berpotensi bertahan di area 6.300. Hal itu tak hanya terlihat dari sisi fundamental berupa sentimen rapat suku bunga acuan, tetapi juga dari kacamata teknikal.

“IHSG diprediksi menguat, support 6.272-6.305 resistance 6.356-6.372,” papar Dennies melalui risetnya.

Maka itu, pelaku pasar diharap tak lengah dalam melihat peluang yang ada. Beberapa saham yang bisa dikonsumsi antara lain, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah meramalkan penguatan IHSG hari ini lebih terbatas dibandingkan kemarin. Pasalnya, secara teknikal indeks hampir memasuki tren pelemahan.

“Kami proyeksikan IHSG masih bergerak menguat meskipun akan sedikit terbatas berada pada support resistance 6.300-6.400 melihat mendekati area bearish trend line,” ungkap Lanjar dalam risetnya.

Namun, pelaku pasar tetap bisa memperhatikan sejumlah saham yang berpeluang memberikan keuntungan hari ini, yaitu PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Bisi International Tbk (BISI), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Sekadar informasi, IHSG kemarin kembali berada di atas angin. Pasar saham Indonesia tembus ke level 6.339 dengan penguatan signifikan sebesar 1,3 persen.

Mayoritas atau sebanyak 265 saham tampak hijau, sedangkan 154 saham lainnya melemah dan sisanya 123 saham diam di tempat alias bergerak stagnan.

Sejalan dengan IHSG, bursa saham Wall Street juga berakhir positif tadi malam. Rinciannya, Dow Jones menguat 0,15 persen, S&P500 0,3 persen, dan Nasdaq Composite 0,42 persen.

Aturan Ojek Online Berlaku Paling Lambat Pekan Depan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aturan perlindungan keselamatan dan perhitungan tarif ojek online (ojol) akan berlaku paling lambat pekan depan.

Saat ini, aturan tersebut masih dalam tahap uji coba implementasi di lima kota besar yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Uji coba dilakukan sejak Rabu (1/5) silam.

“Kami kira paling lambat (berlaku) minggu depan, berlaku langsung di seluruh Indonesia,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, di kantornya, Kamis (13/6).

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Kemenhub telah mengundang asosiasi pengemudi ojol di Kantor Kemenhub untuk menyamakan suara terkait pemberlakuan aturan ojol. Ia menyatakan sebagian besar asosiasi pengemudi ojol yang hadir mendukung regulasi itu untuk segera diberlakukan.

Selanjutnya, Kemenhub akan kembali melakukan evaluasi usai tiga bulan penerapan di lapangan.

“Sementara akan kami jalankan dulu sampai dengan nanti misalnya ada perubahan mengenai masalah tarif tiga bulan setelahnya bisa kami lakukan evaluasi,” jelasnya.

Kemenhub juga telah memberlakukan survei terkait penerapan aturan baru selama masa uji coba. Survei itu meliputi persepsi pengemudi, tingkat kepatuhan aplikator, dan tingkat persepsi pasar atau penumpang. Ia menuturkan akan segera melaporkan hasil survei itu kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Aturan baru ojol ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Selain itu, Menhub juga menerbitkan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KP 348 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat Yang Dilakukan Dengan Aplikasi.

Dalam Kepmenhub 348, Kemenhub menetapkan batas atas dan batas bawah tarif ojol berdasarkan tiga zona. Batas bawah tarif paling rendah ditetapkan sebesar Rp1.850 per kilometer (Km), sedangkan batas atas tarif paling tinggi ditetapkan sebesar Rp2.600 per km.

Batas bawah tarif ojek online terendah ditetapkan pada zona 1 (Sumatera, Bali, Jawa selain Jabodetabek) sebesar Rp1.850 per km. Sedangkan batas bawah tarif zona II (Jabodetabek) ditetapkan sebesar Rp2.000 per km dan zona III (Kalimantan, Sulawesi, Nusa tenggara, Maluku, dan Papua) ditetapkan sebesar Rp2.100 per km.

Sementara itu, batas atas tarif tertinggi ditetapkan untuk zona III sebesar Rp2.600 per km, kemudian zona II sebesar Rp2500 per km, dan zona I Rp2.300 per km.

Perang Dagang Tekan Minyak Sampai 2 Persen pada Pekan Lalu

Harga minyak mentah Brent kembali merosot pada pekan lalu. Pelemahan masih dipengaruhi oleh kekhawatiran investor terhadap memanasnya tensi perdagangan dunia yang dapat menahan laju pertumbuhan ekonomi dunia.

Dilansir dari Reuters, Senin (10/6), harga minyak mentah berjangka Brent merosot hampir 2 persen secara mingguan menjadi US$63,29 per barel pada penutupan perdagangan Jumat (7/6). Sementara, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) naik 1 persen menjadi US$53,99 per barel.

Pada Rabu (5/6), kedua harga acuan menyentuh level terendahnya sejak Januari 2019.  Pemerintah AS juga mengancam akan memberlakukan tarif impor yang berasal dari mitra dagang utamanya, Meksiko.

Presiden AS Donald Trump pada Jumat (7/6) lalu menyatakan AS berpeluang besar untuk mencapai kesepakatan dagang dengan Meksiko. Namun, jika kedua negara gagal mencapai kesepakatan, AS mengancam akan mengenakan tarif sebesar 5 persen terhadap impor dari Meksiko pada awal pekan ini.

Namun, AS akhirnya memutuskan untuk menunda pengenaan tarif karena kedua negara mencapai kata sepakat. Karena lemahnya data ekonomi dan konflik perdagangan yang masih terjadi, Commerzbank merevisi turun proyeksi untuk harga Brent pada kuartal III dari US$66 menjadi US$73 per barel.

Pelemahan harga minyak pada pekan lalu membuat manajer keuangan memangkas posisi beli bersih minyak mentah AS pada pekan lalu. Hal itu diungkap oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi AS (CFTC) pada Jumat (7/6) lalu.

Kelompok spekulator juga memangkas posisi kontrak berjangka dan opsi di New York dan London sebesar 13.196 menjadi 198.884 kontrak pada pekan yang berakhir 4 Juni 2019.

Di sisi lain, harga minyak mendapatkan sokongan dari pernyataan Arab Saudi yang menyatakan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) hampir sepakat untuk memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi yang sedianya berakhir pada Juni mendatang.

Pada sebuah konferensi di Rusia pekan lalu, Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih menyatakan OPEC dan sekutunya seharusnya memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi minyak.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Ia menyatakan anggota OPEC sudah hampir sepakat. Namun, pembicaraan lebih lanjut masih harus dilakukan dengan negara non-OPEC yang sebelumnya berpartisipasi pada kesepakatan pemangkasan produksi sebesar 1,2 juta barel per hari (bph) yang telah berjalan sejak awal tahun itu.

Pasokan juga dibatasi oleh pengenaan sanksi AS terhadap ekspor minyak dari Venezuela dan Iran. Pada Kamis (6/6) lalu, AS memperketat tekanan terhadap perusahaan minyak pelat merah Venezuela dengan menegaskan ekspor pelarut (diluents) melalui pengapalan internasional juga dapat dikenakan sanksi.

Di AS, perusahaan energi pada pekan lalu memangkas jumlah rig minyak ke level terendahnya sejak Februari 2018 menjadi 789 rig. Baker Huges mencatat pengebor minyak memangkas 11 rig yang merupakan penurunan mingguan terbesar sejak April 2019.

Harga minyak juga mendapatkan dorongan dari penguatan pasar ekuitas setelah penurunan tajam pertumbuhan lapangan kerja AS mengerek ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS (The Federal Reserve).

“Apa yang kita lihat adalah bank sentral global siap merespon perlambatan ekonomi,” ujar Analis Price Futures Group Phill Flynn di Chicago.

Menurut Flynn, jika kondisi itu juga terjadi di AS maka pasar akan melihat lebih banyak stimulus yang disuntikkan ke pasar.

1 2 3 4 5 71