Posts Tagged ‘pt best profit futures pekanbaru’

Menhub ‘Putar Otak’ Agar Sistem Satu Arah Mudik Tak Merugikan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berjanji akan mencarikan alternatif skema lalu lintas  agar penerapan sistem satu arah (one way) pada saat musim mudik Lebaran 2019 nanti tidak menimbulkan masalah. Janji ia sampaikan untuk merespons keluhan dan keberatan sejumlah kalangan atas rencana penerapan kebijakan tersebut.

Sebagai informasi, pebisnis yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) menyatakan berkeberatan dengan rencana pemerintah dalam menerapkan kebijakan satu arah pada musim mudik Lebaran 2019 nanti. Mereka bahkan telah melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar kebijakan tersebut dibatalkan.

“Kami akan bahas hal ini Dirjen Perhubungan Darat, tentunya Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) bisa memberikan respons, karena kewenangan ini kami berikan ke Kakorlantas,” katanya, Senin (20/5).

Budi mengatakan ada satu opsi yang bisa dipilih untuk menjawab keluhan pengusaha bus tersebut; membuka sistem lawan arus (contraflow) dalam beberapa jam di tengah skema one way. Namun demikian, kebijakan tersebut harus dibahas lebih lanjut dengan Kakorlantas.

“Bisa kemungkinan diberikan ruang waktu katakanlah enam jam atau berapa jam sehingga ada arus tertentu yang bisa dari timur ke barat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabag Ops Korlantas Polri AKPB Benyamin menyatakan ada peluang skema contraflow guna memberikan kesempatan bagi angkutan umum. Sebab, masyarakat memiliki pola keberangkatan mudik pada jam-jam tertentu, yakni setelah sahur dan buka puasa.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

“Setelah buka puasa kami perhatikan (masyarakat berangkat mudik) kecil dibandingkan setelah sahur atau pagi dia berangkat tinggi sekali,” katanya.

Oleh sebab itu, ia menilai ada peluang pemberlakukan contraflow di luar jam-jam tersebut. Namun, hal tersebut masih harus dibahas lebih detail dengan pihak-pihak terkait.

“Kami prediksi kalau dengan one way sekitar jam 21.00 WIB sudah agak lengang. Bisa saja setelah jam itu jam 21.00 WIB kami buka untuk dua arah sampai pagi hari, misalnya seperti itu,” jelasnya.

Jika skema itu disetujui oleh seluruh pihak terkait, maka skema one way akan berlaku situasional. Rencananya, pemerintah akan memberlakukan rekayasa one way selama tiga hari yaitu mulai dari 30 Mei, 1 Juni dan 2 Juni 2019.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengakui telah menerima surat resmi dari IPOMI. Ia menuturkan pihaknya akan membicarakan keluhan pengusaha bus itu lebih lanjut.

“Nanti malam itu masih akan kami bahas dan bicarakan untuk mencari skema yang tepat seperti apa,” tuturnya.

Terkait contraflow ia menyebut jika pemberlakuan skema itu terlalu berisiko. Oleh sebab itu, pihaknya masih akan mempertimbangkan jalan keluar terbaik, baik menggunakan contraflow maupun pengalihan kepada jalur nasional.

“Saya sudah sampaikan sama Kakorlantas kalau contraflow bahaya jadi nanti saya masih mau cari skema seperti apa yang pas,” ujarnya.

Sebagai informasi IPOMI berkeberatan dengan rencana pemerintah dalam menerapkan kebijakan satu arah pada musim mudik Lebaran 2019 nanti. Pengurus IPOMI Kurnia Lesani Adnan menuturkan kebijakan pemerintah tersebut tidak berpihak ke angkutan umum.

Jika terus dilaksanakan kebijakan tersebut bisa merugikan tidak hanya bagi angkutan umum tetapi juga pengguna saat puncak arus mudik nanti.

“Kebijakan satu arah selama 24 jam selama 30 Mei, 1 Juni, dan 2 Juni akan berdampak terlambatnya armada bus dan angkutan umum lainnya masuk ke Jakarta dari Jawa Tengah dan Jawa Timur,” katanya dikutip dari keterangan tertulis.

Di sisi lain, beberapa anggota IPOMI telah menambah investasi dengan pembelian bus-bus yang cocok beroperasi di jalan tol sejak hampir delapan tahun lalu. Bahkan, dua tahun terakhir semangat itu bertambah sejalan dengan tersambungnya Tol Trans Jawa. Oleh sebab itu, kebijakan one way ini dinilai sangat tidak berpihak kepada pengusaha bus.

“Tiga anggota IPOMI mengoperasikan bus tingkat, beberapa lainnya mengoperasikan bus bertenaga besar, dengan investasi per unit rata-rata di atas Rp2 miliar,” ujarnya.

TKN Jokowi Bentuk ‘War Room’ Pantau Hasil Penghitungan Suaraa

Direktorat Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menggunakan aplikasi bernama Jamin untuk menghitung perolehan suara berdasarkan C1. Lewat aplikasi itu pula Direktorat Saksi TKN menerima foto C1 dari TPS yang dikirim saksi.

“Aplikasi ini memudahkan saksi untuk melaporkan hasil penghitungan suara serta foto C1 dari TPS,” kata Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy saat jumpa media di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Minggu (21/4).

C1 yang sudah dilaporkan akan diverifikasi dan dipindai oleh anggota Direktorat Saksi TKN. Edy menjelaskan sebanyak 240 anggota bekerja satu hari 24 jam tanpa henti. Pengerjaan dibagi dalam tiga shift dengan 80 orang setiap shift.

Mereka bekerja di ruang Legian Hotel Gran Melia yang TKN sebut sebagai war room. Dalam ruangan itu terdapat 16 meja dengan enam komputer setiap meja dan dua meja dengan empat komputer setiap meja.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua TKN Moeldoko menjelaskan ruang itu terbuka dan tidak tertutup untuk umum. Semua orang bisa datang untuk melihat dan bertanya pada orang yang sedang memasukkan data C1.

“Jadi kami sangat terbuka karena kami ingin sebuah proses demokrasi ini kami warnai dengan baik, dengan kejujuran, dengan transparansi yang bisa dipertanggungjawabkan dengan akuntabilitas. Kami tidak ini hasil jadi sebuah pertanyaan besar,” kata Moeldoko.

Edy menjelaskan saat ini Direktorat Saksi TKN telah memindai 119.216 data C1 dari TPS dengan perolehan 23.847.734 suara. Dalam persentase pasangan Jokowi-Ma’ruf memperoleh 56,16 persen atau 13.155.012 suara, sementara Prabowo-Sandi memperoleh 45,84 persen atau 10.693.722 suara.

“Hasil rekapitulasi TKN hampir sama dengan perolehan KPU. Sedikit berada di atas hasil KPU. Ini menandakan bahwa kami sejalan dengan apa yang dilakukan KPU,” kata Edy.

“Mereka (Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) berani diucap, tapi belum pernah undang teman-teman pers ke dapur kamar hitungnya seperti ini,” kata Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto menambahkan.

Peta Lokasi Facebook, Instagram dan WhatsApp yang Lumpuh

WhatsApp, Instagram, dan Facebook dilaporkan kembali mengalami kelumpuhan pada Minggu (14/4) sore. Keluhan netizen di seluruh dunia yang kesulitan mengakses tiga platform media sosial tersebut mewarnai lini masa.

Namun, ketiga platform ini tidak mengalami kelumpuhan sebesar bulan lalu. Berdasarkan situs down detector, negara yang paling parah mengalami kelumpuhan Facebook adalah Amerika Serikat seperti New York, Los Angeles dan San Fransisco. Kanada dan Australia pun mengalami kelumpuhan cukup banyak.

Sementara Indonesia hanya mengalami sedikit kelumpuhan dan sebagian besar terjadi di Jakarta.

Sebesar 51 persen mengalami gangguan dalam Newsfeed, 25 persen mengalami gangguan log in dan sisanya 23 persen mengalami total blackout.

Peta yang sama pun terjadi dalam gangguan Instagram. Selain Amerika, Kanada dan Asia, Eropa menjadi salah satu yang mengalami gangguan Instagram terbanyak seperti Inggris, Perancis, Spanyol dan Kroasia.

Sebesar 48 persen melaporkan mengalami gangguan dalam Newsfeed. Sedangkan 28 persen mengalami gangguan log in dan sisanya 22 persen gangguan dalam website.

Berbeda dengan Facebook dan Instagram, kelumpuhan Whatsapp paling tinggi terjadi di Indonesia, Malaysia, Singapura, Spanyol, Inggris dan Austria.

Sebanyak 41 persen mengalami gangguan dalam koneksi, 38 persen mengalami gangguan menerima dan mengirim pesan dan sisanya 19 persen mengalami gangguan log-in.

Sebelumnya, pada bulan lalu ketiga aplikasi ini pun mengalami kelumpuhan. Ketiganya mengalami kelumpuhan hampir selama 12 jam di seluruh dunia.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

1 2 3 71