Posts Tagged ‘PT.BESTPOFIT FUTURES’

Rekomendasi 6 HP Harga Rp2 Jutaan

Handphone (hp) dengan harga Rp2 jutaan sepertinya punya 2 bintang yang bersaing ketat di segmen ini. Dari perbandingan yang kami lakukan, nama Realme dan Xiaomi berulang kali unggul di segmen harga ini.

Untuk merekomendasikan 5 ponsel di rentang harga Rp2 juta berikut, kami membagi ponsel yang ada di rentang harga ini ke dalam 5 kategori dengan tiap kategori berselisih Rp200 ribu.

Pembagian dilakukan agar kami mendapat rekomendasi ponsel yang merata di semua segmen harga Rp2 jutaan. Rekomendasi ini kami lakukan berdasarkan perbandingan spesifikasi dari masing-masing produk.

Hal yang tidak diperhitungkan dalam rekomendasi ini adalah konstruksi ponsel, apakah menggunakan material yang lebih baik dari lawan-lawannya dan kualitas hasil foto dari kamera tiap ponsel.

Ternyata, Realme ada hampir di setiap rentang harga, kecuali di rentang Rp2,4-2,599. Sementara Xiaomi absen di rentang harga Rp2,8-2,999 juta. Spesifikasi yang mereka usung pun bersaing. Sehingga dalam rekomendasi ini tak heran jika kedua merek ini tersebut 2 kali.

Kami membandingkan ponsel-ponsel yang keluar sepanjang 2019. Beberapa ponsel yang meluncur di awal tahun masih ada yang bertengger di rekomendasi ini.

Padahal biasanya, spesifikasi ponsel yang meluncur di awal tahun sudah kalah dari ponsel yang meluncur setelah pertengahan tahun, misal Realme 5 dan Redmi Note 7 yang masih nongol di rekomendasi ini.

Belakangan para vendor pun memperbarui seri ponsel yang sudah meluncur di awal tahun dengan menambahkan “S” pada ujung seri ponsel sebelumnya, misal Realme 5s, Samsung Galaxy A20s.

Serupa Apple, penambahan embel-embel “S” ini diikuti dengan sedikit perbaikan spesifikasi dari generasi sebelumnya.

Berikut ulasan selengkapnya.

Xiaomi Redmi Note 8

Ponsel ini baru diluncurkan jelang akhir tahun bersama dengan peluncuran Redmi Note 8 Pro. Note 8 menghajar segmen hp Rp2 jutaan di lini bawah dan atas. Untuk lini bawah, disediakan kofigurasi memori 4/64 GB di harga Rp2.199.000.
Sementara lini atas Xiaomi menyediakan Redmi Note 8 di harga Rp 2.799.000 dengan memori RAM dan ROM 6/128 GB.

Saat ditandingkan dengan ponsel dengan harga setara di lini masing-masing, Redmi Note 8 unggul cukup jauh dari lawan-lawannya. Dengan harga Rp2,2 juta ponsel ini lebih baik dari Vivo Y12 dan Realme 3. Keduaya dibanderol Rp2,1 juta.

Galaxy A20s

Pada rentang harga Rp2 jutaan, Samsung menaruh A20s untuk bertarung. Di rentang harga ini, A20s bertengger di lini harga bawah dan atas. Lini harga bawah ada A20s dengan memori 3/32 GB (Rp2,299 juta), sementara di atas ada A20s dengan memori 4/64 GB (Rp2,799 juta).

Pada lini harga atas, Galaxy A20s kalah dari Xiaomi Redmi Note 8. Tapi Galaxy A20s masih kami rekomendasikan untuk versi RAM.ROM 3/32 yang dilego Rp2.299.000.

Realme 5 Pro

Realme 5 berhasil menjadi jawara di retang harga Rp2,8 hingga 2,999 juta. Ponsel ini dilego seharga Rp2,9 juta dengan memori 4GB RAM dan 128 GB ROM. Penyimpanan internal yang cukup lega, agar pengguna bebas mengunduh aplikasi atau menyimpan foto dan musik.

Ponsel di rentang harga ini memang didominasi ponsel dengan penyimpan internal besar. Namun, spesifikasi ponsel ini lebih mumpuni dari pendahulunya Realme 3 Pro (Rp2,9 juta-4/128 GB). Oppo A5 2020 (Rp2,999-4/128GB) yang punya harga sama pun dilibas.

Jika pengguna ingin menggunakan baterai lebih besar, ada juga pilihan Vivo Y17 (Rp2,999 juta – 4/128) dan Vivo Y19 (Rp2,99 juta – 6/128GB) di rentang harga ini. Namun, keduanya kalah dari spesifikasi kamera, layar, dan audio.

Xiaomi Redmi Note 7

Pada segemen harga Rp2,4-2,599 juta kami memilih Redmi Note 7 sebagai jawara. Dengan memori 4/64 GB, ponsel ini dilego Rp2,599.

Spesifikasi ponsel ini lebih unggul dari Vivo Y15 (4/64GB) yang dilego Rp2,499 juta dan Nokia 4,2 (3/32) seharga Rp2,499 juta.

Tak banyak jenis ponsel yang dijual direntang harga ini. Pengguna hanya disuguhkan tiga jenis ponsel saja.

Realme 5s

Realme 5s ada di tempat kedua sebagai ponsel pilihan yang kami rekomendasikan untuk rentang harga Rp2,5-2,79 juta (4/128). Sebab pada rentang harga ini dijawarai oleh Redmi Note 8 versi memori (6/128).

Meski demikian, spesifikasi Realme 5s masih lebih unggul dari ponsel lain yang juga bertengger di rentang harga yang sama. Ponsel lain yang juga dilego direntang harga serpa adalah Xiaomi Redmi Note 6 (Rp2,799 juta, 4/64GB) dan Galaxy A20s (Rp2,799-4/64 GB).

Oppo A5 2020

Pada lini harga teratas Rp2,8-2,999 hampir semua vendor mematok harga langsung di titik paling ujung Rp2,999 juta untuk ponsel-ponsel mereka.

Di lini harga ini sebenarnya dikuasai oleh Realme 5 Pro (Rp2,999 juta; 4/128 GB). Namun Oppo A5 2020 menguntit sangat rapat di belakang Realme 5 Prp. Ponsel dengan memori 4/128 GB ini juga dilego Rp2,999 juta.

Bersama kedua ponsel ini ada juga Realme 3 Pro (4/64 GB) dengan harga jual resmi saat peluncuran pada Agustus lalu Rp2,999 juta. Tapi, di pasaran harga ponsel ini mungkin sudah mulai turun. Selain itu ada juga Vivo Y17 (Rp2,999 juta; 4/128) dan Vivo Y19 (Rp2,999 juta; 6+128 GB).

Vietnam dan Filipina ‘Recall’ Xpander, Indonesia Investigasi

Mitsubishi Indonesia menyatakan sedang melakukan investigasi internal usai pernyataan recall Xpander dari Mitubsihi Filipina pada 6 Desember. Sampai saat ini belum ada pernyataan recall buat Xpander yang dijual di Indonesia.

Mitsubishi Motors Philippines Corporation telah menyatakan recall Xpander karena masalah pompa bahan bakar. Recall terkait masalah komponen yang sama sudah dilakukan Mitsubishi di Vietnam pada Oktober lalu.

Xpander yang dijual di Filipina dan Vietnam diproduksi di Indonesia. Produksi Xpander dilakukan di pabrik Mitsubishi di Cikarang, Jawa Barat.

“Sebenarnya kami sedang menginvestigasi kasus ini. Tentu saja kami punya tanggung jawab kepada konsumen terkait isu produk, bila konsumen ingin mengecek kendaraannya, kami merekomendasikan konsumen datang ke bengkel resmi,” kata Director of Sales & Marketing Division Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Michimasa Kono di Tangerang, Sabtu (7/12).

Menurut Kono investigasi juga dilakukan prinsipal Mitsubishi di Jepang. Dia mengatakan pihaknya sedang menunggu respons dari prinsipal terkait recall di Filipina.

Kono tak bisa menyebut komponen pompa bahan bakar yang bermasalah di Vietnam dan Filipina juga digunakan pada Xpander yang dijual di Indonesia.

“Kami perlu memeriksanya secara detail, karena tidak semua produk sama. Jadi kami perlu investigasi dulu,” kata dia.

Cara Hitung Tagihan Listrik Biar Tak Kaget Bak Nikita Mirzani

Artis Nikita Mirzani mengunggah postingan yang berisi ‘omelan’ kepada PLN di Instagram. Unggahan tersebut berisi protes tagihan listrik yang membengkak dari Rp5 jutaan menjadi Rp26 juta per bulan.

Berbeda dengan listrik prabayar yang dapat dikontrol, listrik pascabayar memiliki potensi tagihan ‘membengkak’. Agar tidak kaget, ada baiknya tahu cara menghitung listrik pascabayar.

Pertama, pelanggan harus memahami golongan tarif listrik yang digunakan. Pasalnya, golongan tarif yang akan membedakan nominal tarif per kWH.

Saat ini, untuk golongan 1.300 VA ke atas dikenakan tarif Rp1.467,58 kWH. Golongan 450 VA dan 900 VA subsidi tarifnya lebih murah yaitu di bawah Rp1.352 per kWH.

Kedua, perhatian perkakas rumah tangga yang menggunakan listrik seperti kulkas, rice cooker, AC, TV hingga lampu.

Misalnya:

1 Kulkas daya 100 watt menyala selama 24 jam = 100 watt x 24 jam = 2.400 watt
1 TV daya 50 watt menyala 2 jam = 50 x 2 = 100 watt
1 AC daya 1.000 watt menyala 12 jam = 1.000 x 2 = 12.000 watt
5 lampu LED daya 10 watt menyala 12 jam = 5 x 10 x 12 = 600 watt
Total konsumsi listrik = 2.400 watt + 100 watt + 12.000 watt + 480 watt = 15.100 watt

Sehingga, konsumsi listrik satu rumah selama satu hari sebesar 15.100 watt.

Tarif listrik dihitung dengan satuan kWH, maka watt dikonversi menjadi 15.100 watt : 1000 = 15,1 kwh. Jika dihitung konsumsi sebulan maka 15,1 kWH x 30 = 453 kWH.

Rumah dengan golongan 1.300 VA maka akan mengeluarkan biaya sekitar Rp664.551 per bulan untuk biaya listrik. Jumlah tersebut berasal dari 453 kWH x Rp1.467.

Perhitungan di atas hanya simulasi. Pelanggan bisa mulai menghitung besaran perangkat yang digunakan di rumah dan lama penggunaan agar tidak ‘kaget’ ketika mendapatkan tagihan.

1 2 3 7