Posts Tagged ‘PT Bestprofit Futures’

Papua Nugini Terjunkan Tim Penyelamat ke Lokasi Gempa

Gempa dengan magnitudo 7.5 mengguncang wilayah perairan dekat Kokoro, Papua Nugini pada Selasa (14/5) malam waktu setempat. Setelah sempat memicu peringatan tsunami yang akhirnya dicabut, kini tim penyelamat sedang berusaha menaksir tingkat kerusakan dan korban.

Sejauh ini belum ada laporan terkait korban akibat insiden gempa, tetapi para petugas sedang mencari informasi mengenai penduduk yang tinggal di luar perkotaan, seperti dilansir Reuters, Rabu (15/5).

Petugas penanggulangan bencana akhirnya mengirimkan tim bantuan ke provinsi New Britain, Papua Nugini.

Pengiriman tim bantuan dimaksudkan untuk memantau kondisi penduduk di area terpencil yang menjadi korban atau mengalami kerusakan akibat gempa dahsyat yang mengguncang wilayah tersebut.

Menurut penuturan koordinator Kantor Penanggulangan Bencana Papua Nugini, Don Tokunai, sampai saat ini belum ada informasi terkait korban luka ataupun tewas.

“Kami sedang melakukan pemantauan mulai pagi ini,” ujar Tokunai kepada Reuters.

“Kami telah meminta semua tim respons distrik untuk kembali pukul 14.00,” tambahnya.

Pusat gempa ada di lepas pantai dengan jarak 50 kilometer dari timur Rabaul, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer dan terjadi sebelum pukul 23.00 waktu setempat.

Tokunai juga mengatakan tak lama setelah gempa, sejumlah penduduk yang tinggal di pulau serta di pantai barat Irlandia Baru melaporkan air laut sempat surut, tetapi tidak ada gelombang tsunami.

“Mereka mengatakan baru saja bangun tidur dan sempat merasakan guncangan, tapi mereka masih baik-baik saja di sana,” ujar Tokunai.

Sedangkan menurut penuturan Sersan Frank Kilaur, gempa yang terjadi sangatlah dahsyat dan berhasil mengguncang seluruh wilayah.

“Saat ini kami belum menerima laporan apapun terkait kerusakan. Kami baik-baik saja di sini,” tambahnya.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sempat melaporkan peringatan gelombang tsunami yang bisa mencapai jarak hingga 1,000 kilometer dari pusat gempa di sepanjang pantai Papua Nugini dan Pulau Solomon. Namun, akhirnya peringatan itu dicabut.

Papua Nugini secara geologi memang terletak di sekitar zona Cincin Api Pasifik yang sangat aktif dalam fenomena seismik dan vulkanik. Negara tersebut saat ini masih dalam pemulihan setelah sempat dilanda gempa berkekuatan 7.5 SR pada Februari 2018 yang menewaskan setidaknya 100 orang.

WhatsApp Akan Ikut Selesaikan Kasus Facebook-Regulator AS

Penyelesaian masalah pelanggaran privasi data konsumen Facebook dengan regulator Amerika Serikat hampir selesai. Reuters melansir dari Wall Street Journal perjanjian penyelesaian pekerjaan ini akan mencakup layanan pesan instant WhatsApp.

Politico melaporkan bahwa Facebook dan Federal Trade Commision (FTC) sedang merundingkan penyelesaian. Salah satu opsi penyelesaian mengharuskan perusahaan untuk membuat komite pengawasan privasi independen dan langkah kongkret untuk melindungi pengguna.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

FTC telah menyelidiki kasus Facebook yang membagikan informasi pengguna sebanyak 87 juta pengguna dengan firma komunikasi politik Cambridge Analytica yang saat ini sudah tidak ada. Penyelidikan telah berfokus pada apakah berbagi data dan perselisihan lainnya melanggar perjanjian 2011 dengan FTC untuk melindungi privasi pengguna.

Facebook mengumumkan minggu lalu bahwa mereka telah menyisihkan US$3 miliar untuk menutup penyelesaian.

Laporan Wall Street Jourbal, tidak segera jelas apakah Instagram, layanan milik Facebook lainnya, juga akan dicakup dalam penyelesaian ini. Menanggapi hal ini, Facebook dan FTC menolak berkomentar.

BI Turunkan Tarif Pengiriman Uang Melalui Sistem Kliring

Bank Indonesia (BI) menyatakan akan menurunkan tarif pengiriman uang melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Jika sebelumnya tarif pengiriman melalui SKNBI senilai Rp5.000 nantinya tarif akan menjadi Rp3.500.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan penurunan tarif ini dilakukan agar transfer uang melalui sistem kliring bisa menjadi lebih murah. Apalagi, jasa kliring ke depan akan marak digunakan seiring datangnya Hari Raya Idul Fitri 2019 yang kian dekat.

“Ini merupakan upaya kami agar pembayaran ritel di perbankan bisa menjadi lebih efisien. Dan ini sekaligus menyambut Ramadhan agar pengiriman uang bisa menjadi lebih murah,” jelas Perry, Kamis (25/4).

Tak hanya memangkas biaya SKNBI, BI juga akan mempercepat waktu perpindahan nilai uang antar bank (settlement) agar uang lebih cepat sampai di rekening penerima. Jika sebelumnya settlement berlangsung selama dua jam, nantinya bisa berlangsung selama satu jam sekali.

Tak berhenti sampai situ, BI juga akan memperbanyak frekuensi kliring menjadi sembilan kali dalam sehari. Adapun sebelumnya, jadwal kliring dilakukan selama lima kali sehari yakni pukul 09.00, 11.00, 13.00, 15.00, dan 16.15.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

“Kemudian, kami juga meningkatkan batas nominal transaksi yang bisa dilayani. Jika dulu maksimal transfer dana melalui SKNBI adalah Rp500 juta, nanti nilainya bisa maksimal Rp1 miliar. Ini kami lakukan karena ingin memberikan kemudahan dan kecepatan bagi masyarakat,” imbuh Perry.

SKNBI pertama kali beroperasi sejak 2005 yang tergolong sebagai instrumen pembayaran dengan nilai kecil (Retail Value Payment System/RVPS). Sementara untuk transaksi bernilai besar, BI memiliki instrumen BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS).

1 2 3 140