Thailand Krisis Politik, Banyak Industrinya Pindah ke Indonesia

WarBestprofit Pekanbaru – Militer Thailand mengambil alih kekuasaan setelah tak meredanya krisis politik di negara itu. Ada sisi positif untuk Indonesia khususnya di sektor industri dalam negeri karena hal ini. Menteri Perindustrian MS Hidayat angkat bicara mengenai hal ini.

“Mereka sedang ada krisis politik tapi sedang dicari kesepakatan kelihatannya untuk konsensus, kalau tidak salah pihak militer sekarang memediasi kedua kubu yang bertentangan,” jelas Hidayat ditemui di Harris Convention Center, Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/5/2014).

Dikatakan Hidayat, imbas dari krisis politik yang terjadi di negara beribukota Bangkok itu adalah berpindahnya industri-industri manufaktur ke Indonesia. Itu sudah terjadi beberapa waktu belakangan ini.

“Sebetulnya belakangan ini banyak sekali industri limpahan dari Thailand yang bertujuan masuk ke Indonesia, jadi memang impact-nya agak positif buat kita,” kata Hidayat.

Meski demikian, Indonesia tak bisa terus berharap krisis ini terjadi agar semakin banyak investasi baru dari Thailand yang masuk ke Indonesia.

“Tapi tentu Indonesia nggak boleh berharap itu sebagai basic expectation kita. Seperti pembuatan komponen otomotif yang tadinya nggak dibuat di sini, tapi di Thailand, sekarang pindah ke sini. Itu beberapa sektor penting,” ucapnya menambahkan.

Dikatakan Hidayat, awalnya Indonesia tak memproduksi mobil jenis sedan, namun karena pengaruh peristiwa tersebut, kini sedan dibuat di dalam negeri.

“Jadi tadinya Indonesia hanya memproduksi MPV, nggak ada sedan, mulai tahun ini sudah mulai diproduksi di sini, yang tadinya dibuat di sana, itu salah satu contoh,” tutupnya.

Comments are closed.