Trust Securities: Bursa Global Berimbas Positif ke IHSG

Jakarta –BestLaju IHSG sesuai dengan estimasi Kami sebelumnya dimana mengalami pelemahan dengan tidak adanya sentimen positif. Dalam ulasan sebelumnya kami ulas bahwa masih maraknya minat jual dan mulai adanya aksi jual asing dapat membuat IHSG tertahan untuk melanjutkan kenaikannya sehingga laju IHSG pun akan cenderung sideways dan berpotensi melemah jika tidak adanya sentimen positif yang menahannya. Dan itulah yang terjadi dimana IHSG cenderung melemah. Padahal dari pantauan kami, laju Rupiah berhasil mengalami kenaikan namun, karena sentimen dari bursa saham Asia yang kurang kondusif dan asing yang melanjutkan pelemahannya membuat pelaku pasar semakin berhasrat untuk melakukan aksi jual. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4901,85 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4818,76 (level terendahnya) di akhir sesi 2 dan berakhir di level 4818,76. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Selasa (29/4) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4800-4805 dan resisten 4907-4917. Black marbozu di bawah middle bollinger band (MBB). MACD mulai menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R mulai bergerak turun. Meski laju IHSG dapat mencapai high level lebih tinggi dari harga penutupan sebelumnya namun, IHSG gagal bertahan di atas kisaran target support (4884-4890) sehingga dapat membuka potensi pelemahan lanjutan. Tetapi, dengan kembali positifnya laju bursa saham global diharapkan dapat berimbas positif pada laju IHSG.

Comments are closed.