Wow, laba Apple akhir Juni capai US$ 165 triliun!

FILE PHOTO: A woman looks at the screen of her mobile phone in front of an Apple logo outside its store in Shanghai, China July 30, 2017. REUTERS/Aly Song/File Photo

PT BESTPROFIT Harga iPhone X yang cukup mahal mendongkrak kinerja Apple pada kuartal III tahun fiskalnya yang berakhir 30 Juni 2018 lalu. Produsen alat telekomunikasi dan laptop asal Cupertino, California ini pun tak ragu mematok pertumbuhan kinerja kuartal IV yang cukup tinggi.

Berdasarkan rilis resminya, Selasa, pendapatan Apple pada kuartal III mencapai US$ 53,3 miliar. Angka ini naik 17% dari periode yang sama tahun lalu (year on year). Pasar internasional menyumbang 60% pendapatan Apple.

Laba bersihnya mencapai US$ 11,5 miliar. Jika dirupiahkan, keuntungan Apple mencapai Rp 165 triliun. Kenaikannya 32% dibanding laba yang dicetak 1 Juli 2017 lalu sebesar US$ 8,7 miliar. Sementara arus kasnya tersedia US$ 14,5 miliar. BEST PROFIT

Kami senang dengan laporan kuartal Juni Apple, dan ini merupakan kuartal keempat kami mencetak pertumbuhan pendapatan dua digit,” kata Tim Cook, CEO Apple. Dia menyebut, penjualan Q3 ditopang oleh kuatnya penjualan iPhone, segmen service, dan produk wearables.

Saham Apple pada perdagangan Selasa naik 3,4% menjadi US$ 196,8. Dengan kapitalisasi di atas US$ 900 miliar, Apple berpeluang menjadi perusahaan pertama bernilai di atas US$ 1 triliun.

Apple menjual 41,3 juta iPhone sepanjang kuartal III tahun fiskalnya. Sejatinya di bawah ekspektasi analis sebesar 41,8 juta unit. Tapi, harga jual rata-rata iPhone mencapai US$ 724, lebih tinggi daripada perkiraan pasar US$ 694. Inilah yang mendorong revenue iPhone, berdasarkan data, naik 20% year on year. BESTPROFIT

Mengutip Reuters, CFO Apple Luca Maestri menyebut, selama kuartal III iPhone X seharga US$ 999 merupakan salah satu best seller. Dengan kinerja kinclong ini, Apple sudah membuat patokan kinerja kuartal IV yang berakhir September mendatang.

Apple menargetkan, revenue sekitar US$ 60 miliar – US$ 62 miliar. Margin kotor diperkirakan antara 38%-38,5%. Sedangkan pengeluaran operasional diperkirakan mencapai antara US$ 7,95 miliar – US$ 8,05 miliar.

Comments are closed.